Kerajinan Tudung Saji Bambu Di Tasikmalaya

0 241

Kerajinan Tudung Saji Bambu Di Tasikmalaya

Selain produk kerajinan payung geulis di Tasikmalaya ada berbagai jenis kerajinan yang unik lainnya diantaranya yaitu produk kerajinan bambu yang berada di wilayah kecamatan Bungursari dan Nangorak Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Daerah tersebut merupakan salah satu sentra kerajinan bambu di Tasikmalaya.

Pengalamannya sudah puluhan tahun dalam membuat berbagai produk kerajinan bambu khususnya membuat kerajinan tudung saji, keranjang parsel, tempat buah / makanan dan berbagai macam bentuk kerajinan bambu lainnya. Dalam mengerjakan produknya sehari harinya biasa di bantu oleh sang istri dan seorang anaknya yang juga membuat produk kerajinan serupa.

Dengan kemampuan seadanya dan kapasitas produksi mereka yang terbatas mereka tetap menekuni profesi tersebut untuk menghidupi ekonomi keluarganya. Sekarang tidak seperti dulu lagi pengrajin tudung saji bambu Tasik sudah tidak ada lagi hanya meninggalkan beberapa pengrajin, karena warga masyarakat sekitar yang dulunya banyak membantu dalam setiap proses produksi sekarang mulai berkurang mereka punya kesibukan sendiri terutama bila bertepatan dengan musim tanam di ladang atau di sawah dan aktivitas ekonomi lainnya.
Dahulu ketika pembuatan produk kerajinan bambu sedang mengalami masa kejayaannya hampir semua warga masyarakat di tempat itu membuat berbagai macam produk kerajinan bambu. Bahkan ketika itu kebutuhan akan bambu dalam seminggu sekitar 2 sampai 3 truk dan itu pun kadang masih kurang. Ketika itu harga bambu masih sangat murah mungkin sekitar di bawah harga Rp,1.000 per batang sekarang harga bahan baku kerajinan bambu ini sudah mencapai Rp,15.000 per batang untuk bambu tali biasa dan untuk bambu hitam sekarang harganya mencapai Rp, 20.000 per batang itu pun agak susah mencarinya dan harus pergi ke luar daerah yang sangat jauh.

Sebenarnya kebutuhan akan produk kerajinan bambu khususnya Tudung saji bambu masih sangat di butuhkan terutama untuk ke barbagai wilayah di Indonesia. Hasil produk mereka banyak di pasarakan melalui seorang pedagang di pasar Rajapolah dan berbagai langganan tetap lainnya. Sayang dengan kapasitas produksi yang terbatas permintaan pun kadang tidak terlayani. Sekarang kapasitas produksi Tudung saji di daerah itu dengan dua orang pengrajin hanya 80 buah tudung saji per minggu sedangkan permintaan cukup banyak.
Berbagai produk kerajinan dari Tasikmalaya sebenarnya banyak di ekspor ke berbagai negara khususnya negara Malaysia tapi melalui seorang pedagang besar di Pasar Rajapolah. Mungkin karena di pasar Rajapolah merupakan pusat berkumpulnya berbagai macam kerajinan dari setiap daerah, jadi semua bentuk dan macam produk kerajinan ada di sana, sehingga dalam melakukan penjualan berskala besar sangatlah mudah. Berbeda kalau seorang pengrajin melakukan eksport produknya secara langsung pasti akan sulit karena berbagai permasalahan dan kendala termasuk persyaratan dan ketersediaan barang.
Source http://www.tarumpah.com http://www.tarumpah.com/2013/12/pengrajin-dan-penjual-tudung-saji-bambu.html
Comments
Loading...