Kerajinan Tudung Saji Di Aceh Besar

0 537

Kerajinan Tudung Saji Di Aceh Besar

Perajin tudung saji di Desa Kueh, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar kebanjiran order selama bulan ramadhan. Warga membeli tudung saji untuk menutup makanan berbuka.

Seorang perajin tudung saji, Taswiyah, mengatakan permintaan tudung saji yang terbuat dari rotan di bulan Ramadan meningkat dari hari-hari biasanya. Untuk satu tudung saji, Taswiyah menjual dengan harga berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp 120 ribu.

Untuk membuat satu tudung saji, kata Taswiyah, membutuhkan rotan sebanyak 3,5 kilogram. Selain itu, ia juga membuat berbagai macam kreasi lain dari rotan seperti vas bunga, topi, keranjang, keranjang parsel, dan guci.

“Tapi yang paling banyak diminati tudung saji,” ungkapnya.

Taswiyah memasarkan tudung saji buatannya di depan gubuknya di Desa Kueh, Keude Bieng, Aceh Besar atau di jalur lintasan Banda Aceh-Meulaboh. Dalam sehari, ia berhasil membuat satu tudung saji. Di Desa Kueh ini, hampir semua masyarakat berprofesi sebagai perajin rotan. Sehingga, jika bertandang ke kawasan Keude Bieng itu, akan dijumpai hasil kerajinan mereka yang dipajang di pinggir jalan.

Kerajinan rotan telah menjadi denyut nadi perekonomian warga Kueh, selain bertani dan berkebun. Usaha kerajinan rotan ini diwariskan secara turun temurun, dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

“Saya sudah 15 tahun menjadi perajin rotan. Kami di sini tidak mendapat pelatihan dari pemerintah,” ungkapnya

Source http://sumaterapost.com http://sumaterapost.com/berita2/Perajin-Tudung-Saji-di-Aceh-Besar-Kebanjiran-Order-7068
Comments
Loading...