Kerajinan Uang Kepeng dari Kamasan, Bali

0 271

Kerajinan Uang Kepeng dari Kamasan, Bali

Desa Kamasan tak hanya terkenal dengan lukis klasiknya, namun juga terkenal dengan kerajinan uang kepengnya. Kerajinan ini dilaksanakan dalam bengkel, mereka mencairkan logam sebagai bahan dasar untuk membuat kepingan pis bolong. Setelah mencair, logam-logam tersebut dituangkan pada cetakan yang telah disiapkan dilantai bengkel tempat mereka bekerja yakni UD Kamasan Bali. Bengkel ini dimiliki oleh warga desa Kamasan I Made Sukma Swacita namun lokasinya ada di Desa Kamasan, Klungkung.

Tak hanya berupa sebuah bengkel usaha untuk memproduksi berbagai kerajinan berbasis logam, juga sekaligus menjadi tempat untuk memajang hasil kerajinan logam tersebut. Usaha ini dikembangkan oleh I Made Sukma Swacita pada tahun 2004.

Memproduksi uang kepeng ini tidaklah sekedar membuat produksi kerajinan pada umumnya. Karena uang kepeng merupakan bagian di dalam upacara keagamaan di Bali. Untuk itu, sebelum KamasanBali memproduksi secara menetap, diadakan satu acara simbolik untuk memasukkan unsur lima logam yaitu emas, perak, kuningan, tembaga dan besi.

Kamasan memproduksi uang kepeng dengan desain aksara Sa, Ba, Ta, A, I yang merupakan unsur Panca Aksra. Huruf Sa, arah Timur, berwarna putih dengan unsur perak yang merupakan simbol kekuatan Dewa Iswara. Huruf Ba, arah Selatan, berwarna merah dengan unsur tembaga yang merupakan simbol kekuatan Dewa Brahma. Huruf Ta, arah Barat, berwarna kuning dengan unsur emas yang merupakan symbol Dewa Mahadewa. Huruf A, arah Utara, berwarna hitam dengan unsur besi yang merupakan simbol Dewa Wisnu. Sementara itu huruf I, berada di tengah, berwarna-warni dengan unsur logam perunggu atau kuningan yang merupakan simbol dari Dewa Siwa. Desain lainnya bermotif padma yang melambangkan kesucian.

Kamasan juga memproduksi berbagai kreasi logam untuk pasar kerajinan. “Memang betul, namun produksi uang kepeng ini erat kaitannya dengan umat Hindu Bali. Karena sebelum kami memproduksi uang kepeng, uang ini langka dan harganya amat mahal. Akhirnya kita tergantung dengan uang kepeng yang diimpor dari China”, jelas I Made Sukma Swacita.

Source Kerajinan Uang Kepeng dari Kamasan, Bali Kamasan Bali : Pengrajin Uang Kepeng dari Kamasan
Comments
Loading...