Kerajinan Ubin Klasik Di Yogyakarta

0 445

Kerajinan Ubin Klasik Di Yogyakarta

Tren kembali ke klasik juga dialami dalam hal pemasangan ubin. Saat ini banyak orang yang ingin mempunyai ruangan klasik dengan memasang tegel retro. Selain di Yogyakarta, tren ini juga tengah merambah kawasan Bali dan Jakarta. Ini bisa membuka peluang usaha baru.

Ubin atau tegel dalam bahasa Jawa memiliki banyak ragam motif dan jenis. Salah satu jenis ubin yang saat ini sedang tren di Yogyakarta adalah ubin motif klasik atau dikenal dengan nama tegel retro. Ubin yang dibuat dari semen dan pasir ini erat dengan sejarah Yogyakarta.

Teknik pembuatan tegel dengan cement floor tile itu diperkenalkan bangsa Belanda pertama kali kepada masyarakat Yogyakarta pada awal abad ke-20. Tegel retro bahkan dipakai untuk lantai Keraton Yogyakarta dan bangunan kuno. Motifnya yang kuno, tegel retro memberikan nuansa klasik pada bangunan.

Tak hanya menghiasi butik dan kafe, tegel retro juga menghiasi beberapa hotel di Jakarta dan Bali. “Ruangan terlihat klasik,” ujar Sukiman, pemilik CV Megah Jaya, yang memproduksi tegel retro di  Jl.Pakuningratan No.70, Yogyakarta.

Menjual tegel sejak tahun 1999, Sukiman pada awalnya adalah buruh di pabrik tegel selama lima tahun. Menurutnya, selain menghasilkan nuansa klasik, penggunaan tegel juga lebih menguntungkan. Dibandingkan dengan keramik dan porselen, tegel memiliki pori-pori sehingga tidak pecah jika panas.

Selain polos, tegel retro juga dibuat dengan motif bunga, daun, batik, bentuk-bentuk geometris, hingga bentuk-bentuk dekoratif lain. Harga untuk tegel polos Rp 60.000 per m², sedangkan tegel motif Rp 165.000 per m². Dari berbisnis tegel ini, Sukiman bisa mengantongi omzet Rp 15 juta per bulan.

Source Kerajinan Ubin Klasik Di Yogyakarta Kerajinan Ubin Klasik Di Yogyakarta
Comments
Loading...