Kerajinan Ukiran Akar Kayu Di Jumolo

0 148

Kerajinan Ukiran Akar Kayu Di Jumolo

Dedaunan dan alam mampu memberikan inspirasi seorang perajin untuk berkarya. Bahkan, lekuk-lekuk daun tersebut bisa menjadi sebuah dekorasi ruangan yang eksotis dan elegan. Ide menggunakan pola daun untuk furniture ini, kemudian dituangkan Didik Wahono ke dalam akar kayu.

Desing suara amplas listrik dan pasah kayu terdengar di sebuah rumah sederhana di pinggir Jalan Yogyakarta-Magelang km 23, Jumoyo, Salam, Kabupaten Magelang. Di sudut-sudut rumah yang dipenuhi dengan ornamen kerajinan hasil olahan akar dari berbagai macam kayu, beberapa pekerja dengan menggunakan masker sibuk membuat kerajinan.

Hampir semua ornamen yang dipajang di rumah milik Didik Wahono ini menggunakan motif daun. Motif ini juga tak hanya menjadi hiasan, namun juga dibuat sebagai kursi dan meja. Sementara, beberapa patung seperti keong, dan kepala Sidharta Gautama, juga ada di halaman rumah yang dikenal dengan Galeri Lumintu tersebut.

“Semua kerajinan ini, saya buat dari bahan akar kayu. Akar kayu yang biasanya dibuat berasal dari kayu jati, kayu mahoni, sono keling, dan kayu kelengkeng,” ujar Didik.

Sejak tahun 2008 silam Didik bersama Galeri Lumintu-nya menemukan motif daun, yang menjadi ciri khas yang mampu menarik pecinta karya seni kayu. Ide menciptakan motif daun, kata dia, awalnya terispirasi dari maraknya penjualan Bunga Gelombang Cinta dengan harga yang melambung. Menurutnya, keunikan bunga ini terdapat pada bentuk daunnya.

“Saat itu, bunga Gelombang Cinta kok bisa begitu mahal harganya. Saat bunga ini mulai turun pamornya, saya justru membuat daun menggunakan kayu. Motif tersebut kami buat sampai saat ini,” tuturnya.

Didik mengatakan, motif daun ini kemudian dikreasikan dalam ratusan bentuk yang beragam. Ia tidak hanya menerima pesanan di pasar lokal, seperti Bali, Jakarta dan Bandung. Karya akar kayu ini juga banyak permintaan dari berbagai negara asing. Diantaranya, Amerika, Swiss, Jerman, Korea, Thailand, Jepang, serta Belanda. Selain motif daun, Didik juga membuat motif jas, celana, jaket dan lainnya.

Source http://jogja.tribunnews.com http://jogja.tribunnews.com/2013/12/05/kerajinan-akar-kayu-magelang-tembus-pasar-internasional
Comments
Loading...