Kerajinan Ukiran Kayu Suren Di Padalarang

0 207

Kerajinan Ukiran Kayu Suren Di Padalarang

Di dalam sebuah saung yang dianyam bambu dan triplek itu ada seseorang  yang terus aktif mengukir di balok kayu suren. Ukirannya  membuat sebuah maha karya yang telah dipesan oleh banyak orang se-Bandung Raya.

Karyanya begitu indah, tapi dia tidak pernah belajar khusus. Lelaki itu menjawab, bakat tersebut sudah terpatri dari lahir.

Namanya Restu.  Dia tengah duduk berselonjor saat ditemui di saungnya sambil memegang pisau ukir dan kayu. Saung itu berlokasi di Kampung Babakan Solokan, Campakamekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Restu tidak memiliki cara yang sempurna seperti orang-orang pada umumnya karena mengalami polio. Namun kekurangan itu, bukan halangan baginya. Terbukti sejak 2002, dia sudah menggeluti kerajinan dari kayu.

Banyak pesanan mulai dari gagang pancing, tempat golok, hingga miniatur vespa sampai boneka danbo. Semua dia kerjakan sendiri. Untuk harganya, semua tergantung tingkat kesulitan masing-masing produk.

Dalam sehari,  dia bisa membuat lebih dari lima miniatur. Kecuali jika membuat barang yang lebih besar lagi seperti frame photo dengan ukiran merpati atau sarang burung.

Proses pembuatan karya seni itu dimulai dengan membeli kayu suren. Kayu itu yang dipilih Restu karena teksturnya yang alami dan tidak basah. Setiap balok kayu tidak bisa dibuat sesuka hati tanpa perencanaan matang. Pembuatannya tergantung bentuk balok kayunya.

“Setelah dipikirkan balok tersebut bisa jadi karya apa, baru dipahat. Setelah jadi, karya itu dihaluskan dan diberi cat kayu kuning supaya mengkilap dan tekstur alami kayunya masih terlihat,” jelasnya. Dia menamai mahakaryanya “Made in BJ”. “Bukan Made in China ya teh,” katanya sambil tertawa.

Kerajinan tangan buah karya Restu dari tahun ke tahun semakin dikenal sehingga banyak pesanan yang datang. Apalagi pemuda yang dikenal sebagai BJ itu semakin senang lantaran dibantu pemasarannya oleh karang taruna setempat.

Restu tidak hanya mengandalkan dari kelihaian tangannya saja. Dia tetap haus belajar dalam hal pahat memahat. Dia mengaku senang dan khusyuk jika ada tayangan televisi yang menampilkan soal pahat memahat dan mengukir di atas kayu.

Source http://ayobandung.com http://ayobandung.com/read/2018/03/15/30159/cerita-dari-pengukir-kayu-suren-padalarang
Comments
Loading...