Kerajinan Unik Dari Buah Maja Di Subang

0 258

Kerajinan Unik Dari Buah Maja Di Subang

Di tangan yang kreatif, buah maja yang selama ini dianggap sebagai limbah, bisa diolah menjadi aneka kerajinan. Perajin membuat buah berbentuk bulat ini menjadi teko, gayung, kap lampu, pot bunga dan lainnya. Karena pemainnya belum banyak, omzetnya lumayan. Satu pengusaha bisa mengantongi omzet Rp 800.000 dalam sehari.

Bagi sebagian orang, nama buah maja mungkin masih terdengar asing. Buah berbentuk bulat besar, mirip jeruk bali ini, konon berasal dari Kerajaan Majapahit. Sebagian penduduk Jawa Barat pun menyebut buah ini sebagai buah berenuk.

Lantaran bentuknya juga menyerupai batok kelapa, buah ini banyak digunakan sebagai bahan kerajinan. Donny Anugerah, misalnya. Sejak tiga tahun lalu, pemilik sanggar berenuk asal Subang, Jawa Barat ini, sejak tiga tahun lalu memproduksi produk-produk kerajinan berbahan baku buah maja. Menurut Donny, buah maja sebenarnya adalah limbah karena isi buahnya tak enak dimakan. Awalnya, ia pun hanya membuat teko poci. Karena banyak orang tertarik, ia pun mengembangkan produksinya, seperti gayung, kap lampu, pot bunga dan lampion.

Harga kerajinan buah maja bervariasi. Donny menjual mulai dari harga Rp 15.000 untuk barang seperti gayung. Sementara, teko atau poci buah maja dijual dengan harga Rp 100.000. Sementara, Dede menawarkan harga mulai Rp 40.000 hingga Rp 150.000. Ia lebih membidik pasar mahasiswa karena mereka lebih menyukai barang kerajinan.

Donny mengatakan, dalam sehari ia bisa mengantongi omzet hingga Rp 800.000. Alhasil, pendapatan kotornya setiap bulan bisa mencapai Rp 24 juta.

Namun, pasar produk kreasi Donny masih terbatas di Subang dan Bandung. Ia berharap, dalam waktu dekat bisa mengembangkan produk dan penjualannya hingga tembus pasar ekspor.

Source Kerajinan Unik Dari Buah Maja Di Subang Kerajinan Unik Dari Buah Maja Di Subang
Comments
Loading...