Kerajinan Warak Di Semarang

0 350

Kerajinan Warak Di Semarang

Menjelang datangnya bulan Ramadan, Kadartiastuti, warga Tumpang I/59 RT 05 RW 09 Kelurahan Gajahmungkur, terlihat sibuk. Hampir seharian waktunya dihabiskan di rumah untuk menyelesaikan pesanan warak.
Lem dan guntingan kertas minyak untuk menghias kerangka-kerangka warak yang terbuat dari kayu menjadi temannya saat bulan Ramadan menjelang.
Dirinya bisa dikatakan sebagai pengrajin warak. Baginya, menekuni kerajinan warak ini tak lain untuk nguri-uri budaya milik Semarang  agar tetap lestari. “Jenis ‘hewan’ ini, sudah menjadi ikon Kota Semarang dan sering dijadikan simbol pada even-even nasional,” ujar Tutik.
Hewan berkepala naga dengan badan mirip domba dan kaki-kakinya kelihatan kekar ini, konon merupakan perpaduan tiga negara, Cina, Arab dan Indonesia.
Bahkan untuk lebih mengenalkan hewan satu ini kepada anak cucu, Museum Al Husna Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mengabadikan warak ini untuk dijadikan koleksi.
Tuti mengatakan, warak-warak yang diproduksinya itu tidak dijual di saat dugderan berlangsung, tapi justru digunakan saat acara puncak dugderan di Kota Semarang, yaitu pada saat karnaval sehari sebelum datangnya bulan Ramadan.
Warak-warak yang dikerjakannya bersama suami dan pekerjanya, datang dari berbagai pihak yang terlibat memeriahkan karnaval Dugderan. Sebut saja SMAN 1 dan SMA 12, memesan warak berukuran raksasa.
Agar pekerjaannya tidak terlalu berat, untuk warak-warak yang berukuran biasa sudah mulai dikerjakan jauh-jauh hari. Tak heran jika di rumahnya terlihat banyak kerangka warak-warak berkepala mirip naga itu.
Selama dia menggeluti kerajinan warak, sedikitnya sudah 700 lebih kerajinan warak yang dibuatnya. Hal yang paling membanggakan dirinya dan berkesan adalah hasil karyanya pernah dipesan oleh turis Jepang dna dibawa pulang ke negaranya.
Selain turis Jepang, pejabat dari luar pulau pun seperti Batam juga ada yang memesan warak kepada dirinya. Karena itu juga Tuti tak pernah ingin berhenti memproduksi warak.
Ditambahkan Tuti, untuk persiapan karnaval dugderan nanti, dirinya masih punya waktu menyelesaikan pesanan-pesanan warak yang datang padanya.
Sedangkan badan warak sebagai bajunya juga masih dikebut. Kita akan percantik tampilannya agar warak yang akan mengiringi kereta Keraton yang dinaikki Walikota atau Wakil Walikota lebih menarik lagi,” tandasnya.
Source https://hariansemarangbanget.blogspot.com https://hariansemarangbanget.blogspot.com/2012/07/pesanan-warak-laris-manis.html
Comments
Loading...