Kerajinan Warangka Keris Di Lumajang

0 343

Kerajinan warangka Keris Di Lumajang

Zaman yang serba modern ternyata belum bisa meninggalkan tradisi – tradisi lama. Seperti kerajinan warangkah keris di Desa Seruni, Kecamatan Klakah, Lumajang, justru seni ukir tempat keris yang memiliki seni tinggi ini, mulai menggeliat. Ini ditunjukkan dengan makin banyak permintaannya.

Di dalam gubuk dengan ukuran tiga kali delapan meter ini, Ahmad Fauzi, membuat kerajinan warangkah keris. Untuk membuatnya, Fauzi mengambil papan kayu yang dekat dari bengkel kerjanya. Meski harus memilih tekstur kayu yang indah, ia berhasil menemukan kayu yang diinginkan dalam waktu sekejap. Kayu jati ini pun langsung dipotong-potong, agar kayu itu, sesuai dengan ukuran warangkah keris yang dipesannya. Setelah itu, kayu yang telah diberi tanda sesuai dengan ukuran kerisnya, dilakukan pengergajian, hingga sesuai dengan tanda gambarnya.
Bahkan pembuatan warangkah keris yang membutuhkan ketelatenan ini, juga harus dihaluskan dan diukir. Sesuai motif yang diinginkan, barulah kayu yang telah berubah menjadi tempat keris ini, dicat lantas dijemur di bawah terik matahari. Dalam waktu dua jam, warangkah ini pun siap dijual ke pasar.
Menurut pengrajin keris, Ahmad Fauzi, ide awal pembuatan warangkah keris ini adalah karena hobi di bidang seni pahat sejak kecil. Dari situ, ia pun mencoba membuat warangkah keris yang teryata diminati pasar.
Terkadang dalam pembuatannya, ia mengaku kesulitan bahan bakunya. Alasannya, seringkali pemesan warangkah keris ini menginginkan kayu langka, seperti kayu jati dan garu. Akibatnya, harganya pun ikut melambung. Bahkan jika motif dan kayunya sulit, harganya sampai jutaan rupiah.
Meski berharga mahal, peminat warangkah keris ini terus meningkat. Bahkan jumlah permintaannya pun terus naik. Utamanya, pada bulan-bulan Suro. Para pembeli ini, selain menyukai keindahan ukirannya, juga hobi kolektor keris, karena mengumpulkan keris merupakan hobi dalam melestarikan budaya.
Source Kerajinan warangka Keris Di Lumajang pojokpitu.com
Comments
Loading...