Kerajinan Wayang Berlapis Emas Di Ponorogo

?????????????
0 214

Kerajinan Wayang Berlapis Emas Di Ponorogo

Lima tokoh Pandawa dalam bentuk wayang tertata rapi di dalam rumah di Jl. Rumpuk 64 B, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo. Terlihat sosok pria bertubuh gempal menggambar wayang di kertas putih.

Pria itu bernama Isyanto, pemilik dan seniman pembuat wayang di Sanggar Wayang Siwi Mandiri. Rumah yang juga menjadi rumah produksi wayang itu dipenuhi berbagai benda seni berbentuk wayang. Ada lukisan wayang, ada miniatur wayang, ada wayang kulit, ada kulit kerbau untuk membuat wayang, dan ada berbagai suvenir berbentuk wayang.

Isyanto mengaku mencintai wayang sejak kelas IV SD. Hingga kini, kecintaan dan kekagumannya terhadap kesenian warisan leluhur itu semakin tinggi. Sejak SD, suami Damai Siwi Mulyani, 57, ini secara rutin melihat pertunjukan wayang kulit. Isyanto bahkan sampai memburu pertunjukan wayang kulit di berbagai daerah. Kecintaannya terhadap wayang dibuktikan dengan menekuni dunia perwayangan. Dia mulai membuat wayang kulit dengan berbagai karakter.

Sekitar 1983, Isyanto mulai membuat wayang kulit dan menerima orderan. Perjalanannya sebagai pengrajin wayang kulit tak luput berbagai masalah dan cobaan mulai hal yang sepele hingga yang membuatnya bangkrut. Tepatnya pada saat reformasi 1998, itu adalah salah satu titik paling berat dalam kariernya sebagai pembuat wayang kulit. Krisis moneter saat itu membuat sejumlah order tak dibayar dan harga bahan baku pun melonjak hingga tak terjangkau.

Isyanto mengakui pembuatan wayang kulit memang sulit dan butuh ketelitian tinggi. Kalau salah sedikit dalam pemahatan bisa merusak makna dan karakter tokoh wayang. Satu wayang kulit butuh waktu sekitar tujuh hari untuk membuatnya. Sedangkan satu set berisi sekitar 250 wayang butuh sekitar satu tahun.

Salah satu karya masterpiece Isyanto adalah wayang yang dilapisi emas atau prodo. Pembuatan wayang jenis ini sama seperti wayang umumnya. Namun ada proses untuk pelapisan prodo emas.

Wayang berlapis emas ini biasanya diburu kolektor wayang. Kolektor Wayang Prodo ini dari berbagai latar belakang, ada pengusaha, pejabat, dan lainnya. Harga yang ditawarkan untuk satu Wayang Kulit Rp850.000 sampai Rp2,5 juta. Sedangkan satu set Wayang Kulit Rp150 juta hingga Rp250 juta.

Wayang Prodo satu unitnya Rp3 juta hingga Rp10 juta. Satu set Wayang Prodo dihargai mulai Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Wayang Kulit buatan Isyanto telah banyak dipesan dan diekspor ke Jerman, Belanda, Amerika Serikat, dan negara-negara lain. Sedangkan untuk di pasar nasional, Wayang Kulit buatannya telah banyak digunakan dalang dan dipajang di hotel dan pusat perkantoran. “Hingga kini saya telah membuat sekitar 25 set Wayang Kulit,” ujar dia.

Source http://www.solopos.com http://www.solopos.com/2017/10/30/wayang-berlapis-emas-buatan-pengrajin-ponorogo-ini-jadi-buruan-kolektor-864658
Comments
Loading...