Kerajinan Wayang Golek Menak Di Kebumen

0 374

Kerajinan Wayang Golek Menak Di Kebumen

Sejak tahun 1976 Rusiyanto warga RT 03/RW 03 Desa Tlogodepok, Kecamatan Mirit, menekuni pembuatan wayang golek menak. Ia pun kerap mendapat pesanan dari luar negeri, terutama Jepang dan Belanda karena hasil pekerjaannya yang halus. Rusiyanto adalah seorang dalang wayang golek menak. Namun beberapa tahun ini dirinya jarang mendapat job panggilan. Kini ia lebih sibuk membuat wayang golek menak, karena jarang ditanggap.


Kemampuannya mendalang sekaligus membuat wayang golek menak, diperoleh dari ayahnya, Sindu Jotaryono, dalang kondang pada zamannya. Kepala wayang golek menak dibuat dari kayu jaranan. Sedangkan bagian badan, menggunakan kayu albasia.

“Membuat wayang golek cukup rumit, butuh waktu sekitar lima hari untuk satu tokoh,” jelas Rusiyanto yang menjual hasil karyanya bervariasi antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000 untuk setiap wayang.

Wayang golek menak berbeda dengan wayang golek purwo. Jika wayang golek purwo tokoh-tokohnya sama dengan kisah Mahabarata dan Ramayana dalam pertunjukan wayang kulit purwo. Sedangkan wayang golek menak, sesuai dengan hikayat 1001 malam yang berasal dari tanah Arab. Tokoh-tokohnya, antara lain Jayengrono, Umarmadi, dan Iman Suwongso. Untuk tokoh punokawan, ada Jiweng, Toples dan Darwis.

Source http://www.beritakebumen.info http://www.beritakebumen.info/2012/05/dalang-sekaligus-pembuat-wayang.html
Comments
Loading...