Kerajinan Wayang Kardus Di Madiun

0 469

Kerajinan Wayang Kardus Di Madiun

Herlin Susilowati, warga asal Madiun, Jawa Timur tak menyangka buah karya wayang kardus mininya akan melanglang buana hingga Amerika, China dan Korea.

Kondisi ini menjadikan Herlin tak bisa berbuat banyak. Untuk bepergian Herlin harus menggunakan kursi roda. Namun, hidup di atas kursi roda, tidak membuat Herlin Susilowati frustasi. Ibu satu anak ini, justru memiliki keinginan melanjutkan perjuangan bapaknya melestarikan kesenian tradisional wayang.

Herlin masih mengingat, saat itu ayahnya memiliki Sanggar Wayang Karya Budaya. Ia harus kehujanan membawa wayang kulit kemana-mana. Tak hanya itu, ayahnya pun sering dicemooh kalau wayang kulit tidak laku lagi.

Menurut Herlin, untuk melestarikan seni wayang kulit tak harus membuat wayang dari bahan kulit. Ia memutar otak lantaran bahan membuat wayang kulit tidaklah murah. Herlin lalu memanfaatkan bekas kardus susu formula menjadi bahan wayangnya.

Hasilnya, muncullah wayang kardus dari ukuran mini hingga jumbo dengan harga terjangkau. Wayang mini untuk gantungan kunci, dijual seharga Rp 5.000. Sementara wayang mini kardus dijual mulai Rp 4.000 hingga Rp 15.000.

Dalam satu hari, Herlin yang tinggal di Jalan Imam Bonjol, Gang Jatijajar no 2 Kota Madiun ini mampu memproduksi sendiri 25 wayang mini dari kardus dengan ukuran tujuh sentimeter hingga 12 cm.

Saat ini, Herlin sedang mencoba mengembangkan usaha kerajinan wayangnya dengan membuat wayang di media kaca. Bentuknya, kaca dilukis wayang di bagian belakangnya. “Jadi kalau dilihat dari depan bentuknya halus,” kata Herlin.

Untuk menjual produknya, Herlin menggunakan media sosial dan toko online. Selain itu, ia juga aktif mengikuti pameran bersama komunitas perajin di Kota Madiun, Madiun Comunity Craft (MCC). Omzet penjualan perbulan bisa mencapai Rp 1 jutaan.

Source Kerajinan Wayang Kardus Di Madiun kompas
Comments
Loading...