Kerajinan Souvenir Dari Kerang Di Pesisr Pantai

0 370

Kerajinan Souvenir Dari Kerang Di Pesisr Pantai

Bercerita tentang souvenir ini, kami menelusuri sesudut kehidupan pelaku wisata di kota painan. Kami ajak para pembaca untuk mengenal sosok seorang anak muda bernama Azwizal Rinofa yang akrab dipanggil Rino Lumbo- lumbo di Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Rino dengan kegigihannya telah merintis usaha kerajinan kerang laut sejak 4 tahun terakhir.
Dengan modal yang terbatas, rino memulai usaha souvenir kerang lautnya dari waktu ke waktu, Usahanyapun mulai dikenal banyak orang. “Tapi namanya usaha juga seperti air laut, ada pasang naik dan ada pasang surut. Sebenarnya untuk bahan baku sudah cukup tersedia di sini, kita tinggal cari saja ke pinggiran pantai”, katanya. Kendala hanya soal tenaga yang minim, karena memang sulit mengumpulkan komunitas yang mau serius menggeluti jenis usaha ekonomi kreatif yang satu ini. Akhirnya saya harus mencari bahan baku dan mengerjakannya sendiri. Pastilah saya ndak bisa memproduksi karya dengan jumlah banyak”, tambah Rino.

Souvenir yang dibuat oleh rino murni dari olahan tangan terampilnya, sangat sederhana tanpa menggunakan peralatan mesin. Beberapa produk yang dihasilkan oleh “Pila Kerinduan” secara umum bentuknya berupa:  gantungan kunci, asbak, pajangan utk meja yang rata- rata dibandrolnya mulai dari harga Rp 10.000,- sampai dengan Rp. 50.000,-.

Tapi untuk edisi terbaru tahun ini, Rino mulai fokus mengembangkan jenis souvenir yang sedikit lebih exlusive, “khusus buat yang memesan saja”, katanya. “Bentuknya berupa hiasan kerang yang diberi kotak seperti aquarium. Produk yang satu ini dibandrol mulai dari harga Rp 200.000,- (ukuran kecil), Rp. 500.000,- Ukuran sedang), Rp 1 Jt (ukuran besar) hingga ada yang Rp. 1,5 Juta untuk yang ingin ditambah hiasan lampu. Pemesanan hanya untuk 10 buah, yang dikerjakannya dalam waktu 1 bulan”, jelas Rino. Produk seperti contoh dalam gambar berikut:

Diakhir wawancara, ia menyampaikan beberapa harapan dan uneg- unegnya tentang kondisi pariwisata daerah yang semakin ramai dikunjungi wisatawan. “Kita setuju saja dengan program daerah dalam mengembangkan carocok. Tentu tempat wisata kita butuh infrastruktur dan fasilitas yang lebih baik. Sebagai putra daerah, saya hanya berharap adalah sedikit kebijakan yang dapat menghargai hasil karya anak negri ini”, tutup Rino.
Source http://pasisia.id-hsb.com http://pasisia.id-hsb.com/2014/09/souvenir-berbahan-baku-kerang-dari.html
Comments
Loading...