Kreasi Kaleng Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai Di Yogyakarta

0 547

Kreasi Kaleng Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai Di Yogyakarta

Bagi sebagian orang, sampah sering dianggap sebagai barang yang tidak berharga. Namun di tangan Eni Aryani, sampah justru menjadi sumber pemasukan tambahan dengan omzet yang cukup besar.

Dengan hanya bermodal kaleng dan kayu bekas, Eni mampu meraup omzet hingga puluhan bahkan ratusan juta setiap bulannya. Ia berhasil menyulap sampah seperti kaleng dan kayu bekas menjadi barang hiasan dan kerajinan tangan yang memiliki nilai jual.

“Jadi Wastraloka ini usaha yang bergerak di bidang hiasan dan dekorasi rumah yang dihias oleh seni lukisan.” ujar Eni.

Eni mengatakan barang hiasan kerajinan tangan yang ia buat biasanya berasal dari kaleng dan kayu bekas serta memiliki ciri khas keunikan yang berbeda dari produk kerajinan tangan lainnya. Selain itu, Eni juga memberikan sentuhan berbeda pada motif dan desain agar menarik perhatian para pelanggannya.

Alhasil, wanita kelahiran Yogyakarta, 22 Desember 1979 ini telah berhasil membuat lebih dari 20 macam produk, misalnya kaleng kerupuk, tenong, guci tempel, vas bunga, ceret angkringan, dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya.

Meski hanya berasal dari kaleng dan kayu bekas, barang hiasan kerajinan tangan buatan Eni ternyata dijual cukup mahal yaitu dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Salah satu alasannya adalah karena semua barang hiasan kerajinan tangan dibuat sepenuhnya dengan menggunakan tangan (handmade).

Eni mengklaim barang kerajinan tangan buatannya memiliki kualitas yang cukup tinggi meski sebagian besar dibuat dari barang-barang bekas. Agar berkualitas dan barang tahan lama, Eni menggunakan cat akrilik. Penggunaan cat akrilik diperlukan terutama agar barang kerajinan tangan miliknya bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Source https://news.indotrading.com https://news.indotrading.com/kaleng-bekas-made-eni-bernilai-ratusan-juta-hingga-tembus-pasar-australia/
Comments
Loading...