Kreasi Kerajinan Batik Motif Bunga Amarylis Di Gunungkidul

0 337

Kreasi Kerajinan Batik Motif Bunga Amarylis Di Gunungkidul

Motif batik bisa tercipta dari bermacam inspirasi. Kekayaan alam sekitar maupun peristiwa tertentu bisa menjadi sumber inspirasi bagi penciptaan motif batik. Motif batik amaryllis contohnya. Desain motif batik amarylis terinspirasi dari keindahan hamparan bunga amarylis yang tumbuh subur di Kecamatan Pathuk Gunungkidul. Bunga amarylis yang biasa disebut brambang procot oleh warga Pathuk ini awalnya hanya dianggap sebagai gulma sehingga harus dilenyapkan. Namun tak disangka keindahan bunga amarylis menjadi booming setelah viral di media sosial. Kini, bunga amarylis itupun diangkat menjadi sebuah motif batik khas kecamatan Pathuk Gunungkidul.

Cinderamata dari Kecamatan Pathuk Gunungkidul kini tak hanya kerajinan topeng kayu saja. Ada satu produk lagi yang bisa dijadikan buah tangan saat berkunjung ke Pathuk Gunungkidul yaitu batik motif amarylis yang merupakan icon Kecamatan Pathuk Gunungkidul.

Berkat media sosial keberadaan bunga amaryllis di Kecamatan Pathuk menjadi terkenal dimana-mana. Bahkan banyak wisatawan dari luar daerah dan luar negeri yang berkunjung ke Pathuk untuk sekedar berswafoto di hamparan bunga amaryllis.

Ketenaran bunga amarlyllis menjadi sumber inspirasi bagi seorang pemuda setempat bernama Hanafi. Ia mendesain batik  motif amarylis yang merupakan bunga khas Pathuk Gunungkidul. Akhirnya, bunga amarylis yang kemudian diberi nama Puspa Pathuk atau Puspat tersebut  diangkat menjadi sebuah motif batik. Camat Pathuk merasa optimis pembuatan batik amaryllis ini ke depan akan memiliki prospek bagus  meskipun warga Pathuk bukan merupakan keturunan pembatik. “Suatu kali nanti saya yakin bisa asal kita mau berusaha,” kata Haryo Ambar Suwardi.

Untuk mengajak masyarakat Pathuk beralih menjadi pembatik adalah hal yang tidak mudah. Basic mereka adalah petani yang akrab dengan cangkul dan untuk mengubah mindset mereka supaya terbiasa memegang canting tentu memerlukan kesabaran ekstra.

Sementara ini pembuatan batik amarylis masih bekerja sama dengan perajin dari kecamatan lain mengingat masyarakat di Kecamatan Pathuk belum terampil membatik. Untuk itu, pemerintah Kecamatan Pathuk bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi guna memberikan pelatihan membatik kepada masyarakat setempat sehingga kelak masyarakat Pathuk bisa terampil membatik.

Pemerintah Kecamatan Pathuk melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Jaya memberikan pelatihan membatik kepada warga desa setempat. Ketua BUMDES Makmur Jaya, Suprapti Purnami Ningrum mengatakan pelatihan yang diberikan kepada warga tidak hanya berupa pelatihan membatik saja tetapi juga pelatihan di bidang marketing untuk pemasaran batik, “Kami dari BUMDES ini sudah melakukan pelatihan-pelatihan baik pelatihan membatik sendiri juga pelatihan di marketingnya karena SDM kami terkendala belum fasih marketing pemasaran,” kata Suprapti.

Batik amarylis merupakan salah satu produk unggulan dari Desa Salam Kecamatan Pathuk Gunungkidul. Motif batik ini terinspirasi setelah keberadaan bunga amarylis di Kecamatan Pathuk sempat booming pada tahun 2015. Batik amarylis kemudian dilaunching pada bulan Agustus 2016. Batik amarylis memiliki ragam hias motif tumpal bambu, segitiga, rebung, sirih, padi dan tumpal batu khas Gunungkidul. Ragam hias ini sebagai pelengkap dari batik amarylis. Semua motif memiliki makna filosofi tersendiri.

Source http://jogjatv.tv http://jogjatv.tv/bunga-amaryllis-jadi-motif-batik-khas-pathuk-gunungkidul/
Comments
Loading...