Kreasi Kerajinan Batik Motif Gringsing Di Kebumen

0 328

Kreasi Kerajinan Batik Motif Gringsing Di Kebumen

Jika menilik letak geografis wilayah Kabupaten Kebumen, dan juga dari ketidakjelasan sejarah keberadaan batik Kebumen sendiri, maka sangat wajar jika dalam implementasi nyata pada motif-motif yang ada, batik Kebumen terkesan unik. Teguh Budiyanto, salah satu pembatik di Desa Seliling, Kebumen menyatakan bahwa batik Kebumen merupakan bawaan model dari kerajaan di Solo dan Yogyakarta, karena menurutnya, orang-orang sebelum dirinya telah belajar batik dari dua kota tersebut sebelum akhirnya kembali ke Kebumen dan mengembangkan Batik di daerahnya sendiri. Artinya Pak Teguh hendak menegaskan bahwa motif batik Kebumen lebih cenderung bercorak pedalaman yang menginduk pada model-model batik keraton. Namun dia juga mengakui bahwa pada perkembangannya, beberapa motif warna cerah ala pesisiran mulai disukai para pembeli.

Mengenai motif tradisional Kebumen, Pak Teguh menyatakan paling tidak ada empat motif tradisional Kebumen yang dikenal secara turun temurun. Dia menyebutkan ada Jagatan Kebumen, Bang-bangan, Sirkit, dan Gringsing Kebumen. Dia bahkan menyatakan bahwa Gringsing Kebumen sangat unik dan merupakan batik tulis terhalus, bukan saja secara nasional, bahkan internasional.

Berdasarkan pada keterangan dari beberapa sumber yang terkait, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan, bahwa pada dasarnya motif batik Kebumen lebih bercirikan ke model pesisir, mengingat jenis warna yang digunakan lebihcenderung pada warna muda. Namun karena lokasi daerah batik yang berada dilereng bukit dan dekatnya dengan dunia pantai, maka ada percampuran ataukombinasi secara alami dalam kondisi geografisnya, antara dunia pesisir dan dunia pegunungan. Motif yang berkembang kemudian lebih banyak bernuansa flora dan fauna, dedaunan, bunga, hewan, dan unggas, serta ikan.

Mengenai motif tradisional yang bersifat turun temurun, ternyata tidak ada kesepahaman di antara para pengrajin sendiri. Pemerintah Kabupaten Kebumen sendiri tidak pernah memberikan semacam justifikasi atas suatu motif sebagaimotif batik tradisional Kebumen.

Penggunaan batik Gringsing Kebumen baik Batik Gringsing Ceplok Putih Hitam Putih kekuningan cokelat tembaga, Batik Gringsing Klungsu Kebumen dan Batik Gringsing Sisik Melik Kebumen dari sebelum abad ke 20 dan setelah abad ke 2 penggunaanya hampir sama. Penggunaanya tidak terbatas pada aturan dapat digunakan sebagai kain sandang yang digunakan untuk acara hajatan, pesta dan lain sebagainya. Karena kain batik di Kebumen yang penggunaanya tidak memiliki aturan yang spesifik hal tersebut berbeda dengan penggunaan kain batik motif tertentu di berbagai daerah.

Source http://www.rumahbatik.com http://www.rumahbatik.com/artikel/135-ciri-khas-corak-batik-kebumen.html
Comments
Loading...