Kreasi Kerajinan Batik Motif Pendidikan Di Yogyakarta

0 274

Kreasi Kerajinan Batik Motif Pendidikan Di Yogyakarta

Perlahan tapi pasti, Smart Batik Indonesia yang digawangi Miftahudin Nur Ihsan, mulai menunjukkan eksistensinya. Cara yang dilakukan pun cukup bagus, yaitu dengan menghasilkan karya dengan mengusung tema-tema unik. Batik tematik pun menjadi ciri khas Smart Batik. Berbagai tema telah digarap Smart Batik seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, dan pertanian. Kini, seperti tak ingin ketinggalan momen, Smart Batik memanfaatkan isu aktual dan mengangkat tema persatuan Bhinneka Tunggal ika. Miftahudin Nur Ihsan, pemilik Smart Batik mengungkapkan, ide pembuatan motif ini karena keprihatinannya dengan kondisi nasional saat ini.

Sejak tahun 2015, Ihsan telah merintis usaha batiknya yang diberi nama Smart Batik Indonesia dengan hanya bermodalkan pinjaman Rp 5 juta. Berbeda dari kebanyakan batik Yogyakarta yang dikenal dengan motif keratonan, batik-batik karyanya justru mengangkat tema-tema edukatif dengan warna-warna yang cerah.

Ketika ditanya mengapa menciptakan batik tersebut, warga Ketanggungan, WB II/429, RT 57, RW 12 Wirobrajan Kota Yogyakarta tersebut berkata bahwa alasannya sangat sederhana yakni karena yang keratonan sudah banyak, jadi Ia mencoba memberikan warna baru tentang batik.

Selain batik, Ihsan sapaan akrabnya juga menciptakan berbagai kain jumputan, jumputan kombinasi jelujur jarum, jumputan kombinasi batik, dan lain-lain. Motif tematik lainnya adalah motif pertanian. Selembar kain batik bergambar petani membawa cangkul, pemandangan sawah di sekitar gunung, dan gambar hasil pertanian seperti padi, singkong dan jagung merupakan tema yang didedikasikan untuk para petani Indonesia.

Menurutnya petani adalah salah satu pahlawan kehidupan yang menopang kehidupan seluruh rakyat namun seringkali jasanya terlupakan. Melalui selembar kain batik ini Smart Batik ingin menyadarkan kembali kepada seluruh masyarakat bahwa jasa-jasa petani sangat penting untuk dihargai. “Marilah kita bersama-sama mencintai petani kemudian menghargai jasa-jasa para petani karena tanpa beliau kita mungkin tidak bisa hidup,” paparnya. Selain mengangkat petani Smart Batik Indonesia juga mengangkat isu pendidikan. Batik bermotif pendidikan berisi goresan gambar yang terkait dengan pendidikan. Ada gambar gedung, laptop, sepatu, tas, pensil, penggaris dan toga.

Source http://jogjadaily.com/ http://jogjadaily.com/2017/11/miftahudin-nur-ihsan-tuangkan-simbol-pendidikan-pada-batik/
Comments
Loading...