Kreasi Kerajinan Boneka Barbie Carissa Di Bandung

0 732

Kreasi Kerajinan Boneka Barbie Carissa Di Bandung

Boneka barbie merupakan mainan yang selalu digemari anak-anak perempuan. Namun, dewasa ini produksi rumah-rumah barbie dan aksesorinya pun kini kian marak seperti yang terlihat di Rumah Barbie Carissa di Jalan BKR no.136, Bandung. Pembeli tak perlu ragu mengeluarkan kocek untuk membeli rumah barbie ini. Harga yang ditawarkan Atiek, pemilik Carissa Barbie untuk rumah barbie ini pun bervariasi mulai Rp250.000 hingga Rp1,2 juta.

Rumah ini dibentuk 2–3 lantai dengan cat berwarna pink dan ungu. Alasan pemberian warna sangat sederhana, dengan menampilkan warna-warna yang menarik, sipapun pasti tertarik dan tergiur untuk membeli. Tak hanya menjual rumah barbie, Atiek juga membuat aksesori yang cantik untuk anak-anak seperti sofa, bantal guling, tempat tidur, dan pajangan barbie.

Harga yang dipatok Atiek untuk aksesori barbie ini berkisar Rp25.000 hingga Rp200.000.

Keuntungan yang masuk ke kantong Atiek setiap bulannya mencapai Rp60 juta–Rp70 juta. Dengan keuntungan itu, dia menarik enam orang karyawan yang dipekerjakan untuk memotong kayu, menyusun rangka, mengecat, serta melakukan varnishing. Berkat usaha home industry-nya ini, dia bisa menggaji karyawannya Rp30.000 – Rp40.000 per hari.

Penggarapan rumah barbie ini pun dilakukan tepat di depan toko Carissa Barbie. Tanpa menghiraukan debu jalan, para karyawan terlihat rajin memoles rumah barbie sejak pagi hingga sore hari. Tiap harinya, usaha ini berhasil memroduksi 2-3 rumah barbie. Namun, dalam menjalankan usahanya itu, Atiek mengaku mengalami sejumlah kendala yang tidak hanya sebatas persaingan dengan usaha sejenis. Melainkan kendala itu juga datang dari pembeli. Dia pun mengaku pengunjung yang datang untuk membeli rumah barbie ini berasal dari berbagai golongan masyarakat.

“Saya pernah didatangi pemulung, mereka membeli rumah barbie seharga Rp290.000 untuk anaknya,” katanya sambil menggelengkan kepala. Tidak hanya pembeli dari dalam negeri, rumah barbie garapannya juga sudah mencapai Negeri Jiran dan Negeri Kincir Angin.

“Ada satu bulan itu, pembeli kebanyakan dari Malaysia,” tutur dia mengenai perkembangan usahanya. Usaha yang dilakoni keluarga Atiek ini bermula sejak 2002. Ide pembuatan rumah barbie ini datang dari permintaan sang buah hati. Pada waktu itu, buah hatinya memiliki sebuah penyakit dan sulit untuk menggemukkan badan.

Pada saat yang bersamaan, anaknya pun memaksa untuk dibuatkan rumah barbie. Oleh karena itu, dia pun menjanjikan akan membuatkan sebuah rumah barbie jika anaknya itu bisa menaikkan berat badannya. Akhirnya, harapan Atiek kepada anaknya tercapai. Tanpa pikir panjang, rumah barbie yang diminta anaknya pun segera dibangun. Hanya dengan bermodal kayu dan cat, rumah barbie yang cantik ini pun berdiri dengan kolaborasi warna pink dan ungu. Karena melihat ketertarikan anak-anak kecil terhadap rumah barbie yang telah dibangun, dia bersama suaminya akhirnya membuka usaha pembuatan rumah barbie ini. Hingga kini, usaha yang didirikannya tersebut masih bertahan dan terus mendapatkan pesanan yang bejibun dari pembeli.

Selain itu, sambil terus mengembangkan usaha pembuatan rumah barbie, dia juga memberikan kesempatan kepada orang lain untuk membuka usahanya sendiri. “Kalau saya juga membuat boneka, maka saya menutup kesempatan kepada orang lain untuk membuat usaha,” katanya. Dia juga menuturkan siapapun bisa memasukkan hasil karyanya seperti barbie dengan busana yang trendi atau busana muslim. “Dengan hal ini, saya harap mereka bisa mengembangkan usahanya sendiri, saya hanya membantu,” ujarnya

Source http://bandung.bisnis.com http://bandung.bisnis.com/read/20110330/3/37182/barbie-carissa-tembus-ekspor-malaysia-dan-belanda
Comments
Loading...