Kreasi Kerajinan Dari Tanah Liat Di Pameran Inacraft Jakarta

0 265

Kreasi Kerajinan Dari Tanah Liat Di Pameran Inacraft Jakarta

Selama 5 hari ke depan, pameran The 19th Jakarta International Handicraft (Inacraft) 2017 Trade Fair akan diselenggarakan di JCC Senayan, Jakarta. Di mana acara ini merupakan acara pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia. Acara ini juga menampilkan hasil kerajinan tangan dari UMKM yang ada di Indonesia. Ada 1.328 UMKM yang telah hadir meramaikan acara. Salah satu yang turut hadir dalam pemeran kerajinan ini yaitu stand ‘Pernak-pernik ku’. Salah satu UMKM asal Yogyakarta yang menjual berbagai kreasi dari tanah liat.
 
Mulai dari mug, hiasan dinding, tempat aroma terapi hingga suvenir. Menurut salah satu petugas yang berjaga, Desifuji Hastuti, kerajinan yang dijual di toko pernak-pernik ku ini berbeda dengan yang lainnya.
“Kalau produk kita tanah liatnya atau warna cokelatnya yang jadi warna dasar. Baru yang licinnya itu di dalam. Nah ini bisa di lukis atau bisa juga di cat,” jelas Fuji
Menurut Fuji, biasanya yang banyak dicari adalah hiasan dinding dari tanah liat. Bahkan Fuji mengaku selain di Indonesia produk pernak-pernik ku juga telah dikirim ke luar negeri salah satunya Inggris dan Singapura.
“Mereka biasanya pesan hiasan dinding dalam jumlah banyak,” tukas Fuji.
 
Fuji menjelaskan, untuk proses pembuatan kreasi dari tanah liat membutuhkan waktu paling lama 4 jam. Mulai dari pembentukan hingga proses finishing atau pewarnaan. “Prosesnya udah dibentuk masuk ke cetakan, kemudian masuk ke pembakaran, udah setengah jadi dikeluarkan baru digambar. Setelah itu dioven lagi baru dikasih pewarnaan,” kata Fuji.
Tak hanya hiasan dinding, pernak-pernik dalam bentuk mini dengan bentuk tokoh wayang kulit pun banyak menarik hati para pengunjung. Salah satunya adalah Putri, pengunjung asal Bekasi. Putri yang mengaku menyukai barang-barang etnik ini tengah asik memilah milih produk mana yang akan dibeli.
“Abis antik, kan jarang yang bentuk kayak gini (gambar wayang kulit),” jelasnya.
 
Fuji menyebutkan, ini bukan kali pertama pernak-pernik ku hadir dalam acara pameran Inacraft. Menurutnya, dengan adanya program seperti ini bisa meningkatkan produk-produk kerajinan tangan salah satunya kerajinan tanah liat.
“Udah ikut acara ini 4 kali, Alhamdulillah selalu untung karena banyak sekali peminatnya, apalagi ini (hiasan lampu) banyak dicari,” kata Fuji sambil menunjukkan tempat lampu. Saat ditanya keuntungan yang ia peroleh Fuji enggan menyebutkannya. Dengan terlibatnya ia dalam acara Inacraft untuk ke-4 kalinya sudah membuktikan acara Inacraft berhasil membantu para UMKM. “Alhamdulillah, itu urusan atasan saya, yang pasti ada lah keuntungannya. Yang pasti balik modal lagi, kalau rugi enggak mau ikutan lagi pastinya,” kata Fuji sumringah.
Source https://kumparan.com https://kumparan.com/@kumparanbisnis/pria-ini-ekspor-drum-bekas-ke-belanda-hingga-amerika
Comments
Loading...