Kreasi Kerajinan Paving Kulit Kerang Di Surabaya

0 337

Kreasi Kerajinan Paving Kulit Kerang Di Surabaya

Puluhan tahun limbah kulit kerang di RW 2 Cumpat Kelurahan Kedung Cowek Kecamatan Bulak Surabaya menjadi permasalahan kampung nelayan. Produksi limbah kerang sebanyak 25 kwintal per hari membuat kampung mereka kumuh dan bau. Ini karena limbah kerang hanya ditimbun atau tak jarang dibuang kembali ke laut. Namun kini, permasalahan limbah itu berhasil dibuat peluang usaha oleh para nelayan. Kulit kerang yang dulunya tak berdaya jual, diolah menjadi bahan campuran semen untuk membuat paving. Bahkan paving dari kampung Cumpat ini beda dibandingkan paving biasanya. Paving kerang Cumpat memiliki desain yang unik dan cantik.

“Kami sedang utak atik membuat desain yang paling pas untuk bagian atas paving khas Cumpat. Bentuknya memang hanya segi enam, tapi toppingnya dikasih kerangmacam-macam dari matras ini,” ucap Ketua Paguyuban Kelompok Nelayan Bintang Samudra Cumpat, M Ikhsan.

Pria yang juga akrab disapa Simin ini menjelaskan, kini para nelayan sedang membuat paving untuk pesanan dari kecamatan sebanyak seribu paving untuk luasan 10 meter persegi. Usaha membuat paving ini belum lama dilakukan para nelayan. Alat pembuat paving ini baru tiba sekitar satu bulan lalu. Hasil bantuan penelitian dari PENS Surabaya. Mereka mendapatkan bantuan satu alat untuk pembuat adonan paving, dan satu alat untuk pencetak paving. Untuk pembuatan paving ini, para nelayan sudah mendapatkan pelatihan dan formula agar menghasilkan paving yang kuat dan tidak keropos.

Mereka menggunakan sistem komposisi perbandingan semen, pasir dan kerang yang dihaluskan. Yaitu satu timba semen, tiga timba pasir, dan ditambahkan dengan empat timba kulit kerang. Meski baru satu alat pencetak, namun para nelayan sudah membuat cukup banyak desain motif paving. Ada sebanyak 12 motif berbeda yang sudah dibuat. Ada yang menggunakan motif kerang kecil-kecil, ada pula kerang yang bermotif besar. Warna kerangnya juga dipilih beraneka rupa agar menarik dan cantik. Pihaknya berharap ke depan bisa menambah alat pencetak lagi. Sebab dengan penambahan alat bisa meningkatkan produksi paving dari kampung Cumpat.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2017/10/11/peluang-usaha-warga-kampung-nelayan-cumpat-buat-paving-dari-kulit-kerang?page=3
Comments
Loading...