Kreasi Kerajinan Tas Rajut Plastik Di Solo

0 421

Kreasi Kerajinan Tas Rajut Plastik Di Solo

Jika orang biasanya merajut menggunakan benang, tidak demikian dengan Nur Aini Syarfani. Ia memanfaatkan tas plastik untuk membuat beragam kerajinan seperti tas dan dompet cantik. Lewat karyanya ini, ia tidak hanya ingin menampilkan keunikan produk tapi memberi alternatif barang rajut dengan harga miring.

Dimulai saat ia mengikuti lomba dalam Kampanye 3R (Reuse, Reduce, Recycle) yang diadakan di desanya Desember 2013 silam,Nur Aini mencetuskan ide pembuatan tas plastik rajutnya. Selama ini, pembuatan tas biasanya menggunakan plastik sisa detergen atau bungkus makanan. “Tapi, orang-orang banyak yang malu pakai, Mbak. Kan masih kelihatan mereknya. Kalau pakai tas plastik ini polos, jadi nggak kayak barang sisa,” ungkap Nur Aini.

Dari tali plastik, Nur Aini merajut tas-tas cantik. Dari bahan bernilai murah, ia bisa menjadikannya unik dan bernilai tinggi. Berangkat dari situ, tas plastik rajut buatannya ternyata diminati orang. Ia pun lantas melanjutkannya sebagai bisnis barunya. Jika sebelumnya ia menggunakan tas plastik bekas, kini Nur Aini juga menggunakan tas plastik baru untuk membuat produknya. Permintaan pasar yang beragam menyulitkannya jika harus mencari tas plastik bekas dengan warna-warna tertentu.

Bermodalkan tas plastik, gunting, dan hakpen, tas dan dompet plastik rajut ia buat. Mula-mula tas plastik ia potong memanjang tanpa putus dengan lebar kira-kira 2-3 centimeter. Dengan kreativitasnya, ia mulai merajut seperti halnya merajut benang. Untuk finishing-nya, ia pasang kain pelapis di dalam tas atau dompet dan ritsleting.

Tas tenteng, tas punggung, dompet, dengan aksen bunga atau bergaris warna-warni pun bisa ia selesaikan dalam waktu sehari hingga dua hari tergantung kerumitan dan ukuran tas. Diakui Nur Aini, ia tidak bisa mengejar banyak produk karena butuh kreativitas dan semua dikerjakannya secara manual. “Yang bantu juga cuma anak saya, tidak semua orang bisa mudah diajari. Jadi sekarang paling banyak sehari dua tas,” jelasnya.

Mengusung brand Mopin Collection, tas rajut dari plastik ini diklaim Nur Aini, satu-satunya di Solo bahkan di Indonesia. Satu buah tas plastik rajut, ia hargai kisaran Rp100.000-an. Sedangkan dompet, ia jual mulai harga Rp25.000. Ia menjamin, tas plastik rajut buatannya ini awet asal tidak disimpan lama ditempat lembab. “Dipakai tiap hari malah nggak papaMbak. Justru awet kalau kena angin terus,” ujarnya.

Source http://duranafisah.blog.uns.ac.id http://duranafisah.blog.uns.ac.id/2016/02/04/unik-tas-rajut-ini-terbuat-dari-plastik/#more-28
Comments
Loading...