Kreasi Sabut Kelapa Menjadi Tempat Tidur Di Kebumen

0 477

Kreasi Sabut Kelapa Menjadi Tempat Tidur Di Kebumen

Hampir semua orang merasa tak asing lagi dengan serabut (sabut) kelapa atau yang lebih dikenal dengan tepes. Biasanya tepes hanya di manfaatkan sebagai pembungkus buah atau sebagai pengganti kayu bakar saja. Padahal sabut kelapa ternyata mampu di ubah menjadi menjadi keset, sapu, matras, bahkan bisa menjadi sebuah kasur lengkap dengan bantal dan gulingnya yang akan menemani kita disaat tidur.

Adalah Pasutri Darda – Iswati, warga desa Rantewringin Kecamatan Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen Tengah mengembangkan berbagai macam produk berbahan sabut kelapa seperti kasur, bantal dan guling berbahan baku sabut kelapa. Melalui sebuah unit usaha bernama AKAS (Aneka Kerajinan Anyaman Sabut Kelapa) yang pernah mendapatkan penghargaan, Anugerah Industri Hijau 2010, dari Kementerian Perindustrian RI ini, mulai di banjiri pesanan.

Cara pembuatannya cukup sederhana, sabut kelapa yang telah dipilah langsung dirangkai menjadi sebuah gulungan tali. Gulungan tali lantas dioven selama dua jam, lalu gulungan tali kembali diurai menjadi serat sabut kelapa, yang kemudian dicetak. Proses selanjutnya adalah pengepressan. Setelah membentuk bantal, guling dan kasur, kembali melalui proses pengeringan dengan oven selama empat jam. Untuk membuat bantal dengan ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 10 cm, diperlukan 1,2 kg sabut kelapa.

Menurut Darda, produk terbarunya mulai banyak diminati para pengusaha dari luar kota. Bahkan pesanan ada yang dari china dan amerika juga tertarik untuk membeli produk yang memanfaatkan industri hijau yang ramah lingkungan ini.

Untuk harga bantal dan guling dari sabut kelapa ini bervariasi, mulai dari Tiga Puluh Ribu hingga Enam Puluh Ribu Rupiah. Sementara, untuk kasur sabut kelapa dihargai Tiga Ratus Ribu Rupiah.

Dengan memanfaatkan 20 orang tenaga kerja, Pasutri ini, mampu memanfaatan limbah sabut kelapa (tepes) menjadi berbagai produk kerajinan lainnya, seperti keset, coconet, cocopot, dan cocofiber yang telah dipasarkan tidak hanya di Indonesia, namun sudah menembus pasaran luar negeri.

Source http://www.kampungide.com http://www.kampungide.com/2010/07/sulap-sabut-kelapa-jadi-tempat-tidur.html
Comments
Loading...