Mengolah Sampah Laut Menjadi Kerajinan Di Bantul

0 179

Kerajinan Dari sampah Laut

Warga Dukuh Pandes, Desa Panggungharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengolah sampah laut berupa batang kayu maupun ranting pohon menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis.

“Sampah laut ini saya olah menjadi meja, kursi, wadah lampu seni, dan hiasan dinding lainnya yang dikombinasikan dengan bahan lain untuk menambah nilai seni,” kata pengrajin sampah laut Desa Panggungharjo, Nur Arifin.

Menurut dia, untuk membuat kursi dirinya mengkombinasikan dengan kulit binatang maupun bulu domba, sedangkan meja dikombinasikan dengan kaca, sementara wadah lampu dikombinasikan dengan bahan lain sesuai kebutuhan.

Usaha memanfaatkan limbah laut menjadi produk kerajinan tersebut sudah digeluti pria 40 tahun ini sejak setahun lebih, berbagai kerajinan itu kemudian dipasarkan ke konsumen melalui situs online. Ia mengatakan, dengan jumlah tenaga kerja tersebut pihaknya mampu memproduksi puluhan berbagai kerajinan sampah laut per bulan, yang dijual dengan harga Rp200.000 sampai Rp350.000 per buah tergantung tingkat kesulitan membuatnya.

“Pendapatan per bulan rata-rata Rp15 juta sampai Rp20 juta, namun kalau setiap ordernya nilainya sampai Rp40 juta, tetapi dikerjakan selama dua sampai tiga bulan. Tergantung jumlah itemnya,” katanya.

Source Mengolah Sampah Laut Menjadi Kerajinan Di Bantul Mengolah Sampah Laut Menjadi Kerajinan Di Bantul
Comments
Loading...