Pelatihan Kerajinan Cinderamata Gypsum Di Palembang

0 134

Pelatihan Kerajinan Cinderamata Gypsum Di Palembang

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan cinderamata dari bahan gypsum di Gedung Graha Songket,Jalan POM IX Kampus,Palembang, resmi dibuka Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru.

Melalui kegiatan ini, Febrita yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel berharap, Sumber Daya Manusia (SDM) kerajinan dapat bersungguh-sungguh mengembangkan kompetensinya guna membekali pengrajin lebih profesional. Dia juga berharap agar pembuatan souvenir ini bisa untuk menghemat, dan hasilnya bermanfaat untuk orang banyak.

Kemudian, bagi pengrajin terus menerapkan konsep berusaha yang mengutamakan kualitas untuk menuju mutu kinerja yang lebih profesinal. Di samping itu juga, mampu melakukan improvisasi, kreasi, dan inovasi dalam rangka perbaikan mutu kinerja usahanya ke tingkat yang lebih efisien, produktif, dan efektif.

“Seperti pelatihan bimtek pembuatan cinderamata dari bahan gypsum ini, saya harap sesudah pelatihan untuk selalu dikembangkan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Untuk pemasarannya, jadikan produk dari gypsum ini menjadi bermacam-macam souvenir, seperti membuat bentuk bakso beserta minya, dalam satu mangkok, untuk dipajangkan di penjual bakso. Juga souvenir untuk tempat tusuk gigi, dan lain sebagainya,” kata Febrita.

Menurut istri Gubernur Sumsel ini, sebagai Ketua Dekranasda yang baru, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dia kerjakan. Di antaranya pembenahan Dekranasda Sumsel itu sendiri. Kemudian bersama pengurus Dekranasda yang lain, mereka harus tahu apa saja keunggulan yang dimiliki masing-masing kabupaten/kota di Sumsel.

Karena, saat ini masih banyak produk-produk unggulan dari kabupaten/kota yang belum diangkat ke tingkat provinsi, nasional, bahkan ke tingkat internasional.

“Kemarin saya keliling ke empat kabupaten/kota, di Kota Lubuklinggau ada batik khas Lubuklinggau yaitu batik bermotif durian. Kemudian di Kota Pagaralam ada batik bermotif bunga kopi, dan juga ada teh khas Pagaralam,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya masih banyak lagi makanan minuman khas kabupaten/kota yang potensial untuk ditingkatkan lagi produktivitasnya, kemasannya, serta proses pembuatannya.

“Seperti saya lihat pada pameran kemarin, ada pengrajin manisan tomat. Menurut saya, manisannya, tomatnya, potongannya terlalu lebar, kurang gurih, dan kurang kering. Ada lagi keripik dari kulit ubi kayu. Kalau dari ubi kayunya sudah biasa, ini dari kulit yang berwarna putih, lapis ke dua dari ubi kayu. Tapi saya lihat juga masih terlalu basah, karena banyak mengandung minyak. Seharusnya bisa dibuat seperti chiki-chiki, yang proses pengeringannya menggunakan oven,” paparnya.

Di akhir sambutannya, Febrita berjanji akan menghidupkan kembali Graha Songket yang selama ini vakum dalam melakukan kegiatan. Dia berencana akan menggelar pameran produk-produk unggulan dari berbagai daerah di Sumsel, baik produk sandang, pangan dan produk lainnya.

“Untuk makanan, tidak hanya pempek yang memang sudah jadi kiri khas kita, namun bisa seperti lemang, lempok, dan sebagainya. Siapa saja boleh buka stand di Graha Songket ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana yang juga Ketua Harian Dekranasda, Ernila Rizar menjelaskan, bimtek pembuatan souvenir dari bahan gypsum ini diikuti 50 peserta yang merupakan para pengrajin. Bimtek ini sendiri berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Oktober 2018 hingga 02 November 2018.

“Mereka berasal dari Kota Palembang, Banyuasin dan Ogan Komering Ilir. Sedangkan untuk tim pengajarnya ahli gypsum yang didatangkan dari Medan, Sumatra Utara,” kata Ernila Rizar yang juga Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel.

Dilaporkan, bahwa di Sumsel ini ada lebih dari 50 ribu orang mempunyai industri kerajinan menengah dan kecil. Selama dua tahun terakhir ini telah menyelenggarakan bimtek-bimtek untuk meningkatkan kemampuan para pengrajin di Sumsel. Selain itu juga mengikuti berbagai pameran produksi baik di dalam maupun luar negeri. Dan belum lama ini juga mengikuti kegiatan membatik dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-73 di Kodam II Sriwijaya

Source https://fornews.co/news/lewat-bimtek-cinderamata-gypsum-pengrajin-diharap-makin-kreatif-dan-inovatif/ https://fornews.co/news/lewat-bimtek-cinderamata-gypsum-pengrajin-diharap-makin-kreatif-dan-inovatif/
Comments
Loading...