Pengrajin Cobek Kayu Di Cirebon

0 429

Pengrajin Cobek Kayu Di Cirebon

Kalau sebelumnya, mayoritas pemuda dari Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon mengadu nasib ke Jakarta dan kota-kota besar lainnya untuk mencari pekerjaan. Namun kini, para pemuda kampung cobek tak perlu jauh-jauh, karena pekerjaan pun sekarang sudah terlihat begitu keluar dari rumah.

Berkah itu datang, saat salah satu warga memperkenalkan cara membuat cobek cetak yang dipelajari langsung dari perajinnya di Blok Karangdawa, Desa Setu Patok, Mundu. Meskipun berbahan dasar semen dan pasir, namun untuk soal ketahanan, cobek cetak ini sama tahannya dengan cobek batu. Pembuatannya pun tak kalah rumit. Bahkan hingga memakan waktu sampai dua minggu lebih, sampai cobek tersebut siap jual.

“Kalau cobek cetak itu kunci kekuatannya ada di air. Semakin lama direndam, maka semakin kuat. Bahkan bisa kuat dua sampai tiga tahun,” ujar Kadi, salah satu perajin cobek.

Pada tahap pengeringan terakhir, cobek tersebut baru siap untuk masuk proses finishing, menggunakan bahan campuran air, lem kayu dan arang kayu, cobek cetak tersebut kemudian dilakukan pewarnaan.

Untuk satu cobek yang sudah siap jual, dihargai oleh Kadi seharga Rp15-20 ribu. Harga tersebut bisa bertambah, tergantung ukuran dan bentuk cobek yang diproduksi. Dikatakannya, di Desa Sinarancang, saat ini sudah menjadi kampung cobek, jumlah perajinnya pun sudah ratusan. Bahkan jumlahnya mengalahkan jumlah perajin cobek yang di daerah asalnya yakni di Desa Karangdawa, Setupatok.

“Mayoritas di sini perajin dan penjual cobek. Jumlahnya banyak sekali, ratusan malah. Ini tentunya menggerakan ekonomi masyarakat, sehingga para pemuda tidak usah merantau keluar kota untuk mencari pekerjaan, cobek sudah mengubah wajah kampung ini,” tegas Kadi.

Source http://www.radarcirebon.com http://www.radarcirebon.com/kampung-cobek-perbaiki-ekonomi-warga.html
Comments
Loading...