Penyandang Disablitas Di Kebumen Dilatih Menjahit

0 187

Penyandang Disablitas Di Kebumen Dilatih Menjahit

Sebanyak 26 penyandang disabilitas mengikuti pelatihan menjahit yang diadakan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Latihan menjahit tersebut dipusatkan selama dua hari di Aula Dekopin Kebumen. Selama dua hari, 20 orang penyandang tuna rungu dan 6 orang penyandang tuna daksa diajari cara membuat keset berbahan kain perca.

Mereka diajari hingga bisa membuat kerajinan tersebut oleh Irma Suryani, yang juga penyandang disabilitas sukses dengan produk kesetnya. Kepala Dinas Sosial dan PPKB HA Dwi Budi Satrio berinteraksi dengan peserta pelatihan menjahit bagi para penyandang disabilitas. Kepala Dinas Sosial dan PPKB HA Dwi Budi Satrio mengatakan, pelatihan untuk pemberdayaan dan meningkatkan ekonomi.

“Harapannya setelah pelatihan ini, mereka akan membuka usaha dan mandiri, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan,” kata Dwi. Tak hanya sekedar pelatihan, semua peserta juga mendapat bantuan mesin jahit dan perlengkapannya. Selain itu, nantinya bagi peserta yang mau membuka usaha usai pelatihan, produknya akan ditampung oleh Irma Suryani.

Dengan harga setiap produk keset sebesar Rp 15 ribu. “Kalau dalam sehari dapat membuat sepuluh keset saja, maka sebulan bisa penghasilannya bisa sampai Rp 4,5 juta,” ujarnya. Pihaknya juga tidak akan hanya berhenti sampai pelatihan saja. Tetapi akan dilakukan supervisi lanjutan usai kegiatan tersebut. “Sehingga nantinya mereka akan benar-benar menerapkan hasil dari pelatihan ini,” tegasnya. Sayangnya, belum semua penyandang disabilitas dapat mengikuti pelatihan. Hal itu lantaran terbatasnya anggaran yang dialokasikan untuk pelatihan serupa. Pihaknya, berharap ke depannya anggaran untuk kegiatan pemberdayaan dapat ditingkatkan lagi.

Source https://radarbanyumas.co.id https://radarbanyumas.co.id/penyandang-disablitas-kebumen-dilatih-menjahit/
Comments
Loading...