Seni Kerajinan Decoupage Di Bekasi

0 307

Seni Kerajinan Decoupage Di Bekasi

Seni decoupage mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Tapi, rupanya ia tengah  digandrungi sebagai salah satu pilihan aksesori fashion. Ia bahkan dijadikan inspirasi wirausaha oleh kalangan ibu-ibu muda, termasuk Ari Dianing Ratri. 

Ratri yang sejak kecil mengaku senang mengulik beragam aksesori memasukkan seni decoupage sebagai salah satu caranya berkreasi. Ia menjadikan clutch atau tas tangan di tambah sentuhan decoupage bukan cuma jadi alat pembawa barang dengan tampilan pasaran ketika bepergian. Tapi, juga menjadi aksesori cantik nan eksklusif.

Seni decoupage merupakan seni dekorasi yang menutupi permukaan sebuah benda dengan potongan kertas atau kain. Decoupage berasal dari bahasa Prancis, yaitu decouper yang  artinya memotong. Namun, di tangan Ratri, seni ini tak hanya jadi sebuah keisengan semata. Decoupage justru membangkitkan semangat wirausaha Ratri.

Ia mengusung brand “Orchita CRAFT” karena ia sangat menyukai orchid alias anggrek. Lokasi nya berada di Kompleks Puri Gading, Vila Besakih H9/1 RT 05/13 Jatimelati Bekasi.

Modal awal usaha tak terlalu tinggi. Hanya perlu membeli beberapa alat dan bahan yang sumber dananya ia sisihkan dari uang belanja bulanan. Ratri merinci, alokasi modal, di antaranya, membeli beragam clutch seharga Rp 50-75 ribu, puluhan lembar tisu impor seharga Rp 15 ribu per lembar, lem, cat akrilik, dan vernis Rp 100 ribuan. Total modal awal Rp 1,5 jutaan.

Craft, menurutnya, merupakan produk bisnis yang unik. Ia merupakan kreasi buatan tangan yang punya nilai kekhususan tersendiri. Dikerjakan dengan passion dan tidak akan bisa diserupakan dengan produk lain.  Hal tersebutlah yang menjadi keunggulan produk buatannya. Kreasi decoupage buatannya juga unggul di aspek desain, kualitas bahan baku yang digunakan, serta ketelitian dan kerapiannya.

Hingga kini, jumlah order per bulan masih sekitar 20-30. Maklum, bisnis baru berjalan selama beberapa bulan. Ia masih harus fokus membuat konsumen sadar akan keberadaan Orchita. Promosi dan penjualan masih terbatas via dunia maya. Tapi, sesekali, berjualan offline ia lakukan bersama reseller ketika sedang kumpul-kumpul dengan teman arisan atau keluarga.

Harga produk pascatersentuh seni decoupage yang ia tawarkan, yakni Rp 150 ribu – Rp 300 ribuan. Omzet per bulan, diakuinya, masih rendah, hanya sekitar Rp 3 juta – Rp 4 juta dan masih diputar lagi untuk belanja bahan. Jadi, keuntungan finansial masih belum terasa.

Source Seni Kerajinan Decoupage Di Bekasi Seni Kerajinan Decoupage Di Bekasi
Comments
Loading...