Seni Kerajinan Patung Di Jembrana, Bali

0 245

Seni Kerajinan Patung Di Jembrana, Bali

Perumahan Taman Sari, Gang Banteng II, Kawasan Sesetan dan Pedungan, Jembrana, dulu populer dengan segudang seniman. Sesetan maupun Pedungan bahkan menjadi salah satu pusat atau sentra kerajinan patung di Bali zaman dulu. Bukti itu ditunjukkan seorang seniman patung bernama Wayan Murda alias Pak Brug. Walau berumur hampir satu abad, seniman patung yang disebut-sebut tertua di Denpasar Selatan ini masih aktif menerima order dari pengepul.

Di mulut Jalan Banteng terpampang gapura akan ditemukan di sisi timur sekitar 100 meter melewati jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat tersebut. Pak Brug sehari-hari konon selalu ada di ‘bengkel’ ini mengukir patung yang diorder pengepulnya.

Pak Brug ditemani seorang kerabatnya, Ketut Cukup, sedang asyik memahat sebilah kayu yang telah bernilai seni.  Gestur Pak Brug kontan tampak setengah kaget kedatangan ‘tamu tak diundang’ menjelang siang itu. Ketut Cukup coba beberapa kali menyampaikan maksud kedatangan media ini dengan nada cukup tinggi ke kuping Pak Brug. Maklum pendengarannya sudah tidak berfungsi normal seperti sediakala.

Seniman bertubuh jangkung ini kemudian mengangguk-angguk pertanda memahami ucapan Ketut Cukup. Dia lalu meyakinkan, pendengarannya tidak lagi sebagus dulu.

Menurut Astika anaknya, ayahnya merupakan salah satu seniman patung di wilayah Dukuh Pesirahan. Wilayah tempat tinggalnya berada di perbatasan Sesetan dan Pedungan. Namun, Dukuh Pesirahan disebutkan masuk wilayah Pedungan.

Sementara bengkel seni ayahnya berada di sebuah lahan kebun pisang milik seorang tokoh di daerah itu. Pak Brug membangun sebuah gubuk kecil sebagai tempatnya mengukir patung selama bertahun-tahun. Lahan ini masuk wilayah Banjar Dukuh Sari, Sesetan.

Walau sudah berumur hampir satu abad, kondisi kesehatan Pak Brug masih oke. Matanya masih kinclong saat mengukir kayu untuk dijadikan patung. Kecuali, pendengarannya saja yang terganggu.

Source Seni Kerajinan Patung Di Jembrana, Bali SanurPost
Comments
Loading...