Sentra Kerajinan Alat Dapur Di Jember

0 197

Sentra Kerajinan Alat Dapur Di Jember

Di balik kesulitan itu sebenarnya ada kemudahan. Setelah usahanya ludes terbawa banjir bandang 2006 silam, kini usaha bapak 2 anak ini justru makin berkibar. Banjir bandang yang melanda Jember di tahun 2006 silam itu memporakporandakan beberapa kecamatan. Tak hanya korban nyawa dan harta benda saja, Jember yang dikenal sebagai sentranya industri perabotan dapur itu, ketika banjir melanda membuat para korbannya kehilangan mata pencahariannya pula.

”Sebelum banjir home industry semacam saya ini ada 58 perajin. Gara-gara kebanjiran jadi vakum semua. Habis semua waktu itu. Banjir terjadi karena hutan gundul. Rumah-rumah banyak yang terkena longsoran. Rumah yang saya tempati selamat dari longsoran, hanya berjarak 500 meter saja dari longsoran tapi tempat produksi saya yang kena. Jadi rumah saya saat itu dipakai mengungsi orang-orang yang kehilangan rumahnya tadi. Ada 29 orang yang tinggal di rumah saya. Mereka tinggal selama 21 hari. Karena mereka pengungsi ya otomatis saya yang menanggung kehidupan mereka selama 21 hari itu,” jelas Abdul Rosyid berkisah.

Karena industri perabotan dapur ini merupakan salah satu andalan dari kabupaten Jember maka pemerintah setempat berupaya keras untuk membangun kembali usaha ini pasca banjir saat itu. Jumlah perajin yang semula sebanyak 58 itu, hanya tersisa 3 perajin saja.

”Kami mulai dari 0 lagi. Kan para perajin sudah pada kabur entah kemana. Karena barang-barang mereka banyak yang hilang. Yang tersisa cuma 3 orang aja. Waktu itu saya bermodalkan uang 400 ribu mulai membuka usaha ini lagi. Itu sampai modalnya kita mintakan ke sales gitu, saya bilang lagi butuh modal nanti barangnya dikirim kalau situasi sudah kondusif dan jembatan telah dibangun. Uang 400 ribu itu untuk beli bahan aja. Kadang saya kayak pengepul, kalau saya butuh barang, barang punya teman saya pinjam dulu, nanti kalau sudah laku saya bayar,” imbuhnya.

Source http://bekerjamerdeka.blogspot.co.id http://bekerjamerdeka.blogspot.co.id/2013/11/banjir-bandang-yang-membawa-berkah.html
Comments
Loading...