Sentra Kerajinan Barongsai Di Jombang

0 229

Sentra Kerajinan Barongsai Di Jombang

Menjelang datangnya tahun baru Imlek, perajin barongsai di Kota Jombang kebanjiran berkah. Mereka mendapat pesanan barongsai dari sejumlah group kesenian asal Cina tersebut.
 
Sebagian besar, para pemesan berasal dari luar kota Jombang. Harga pesanan tersebut cukup bervariasi, mulai dari Rp 2 sampai 3 juta. “Sejak seminggu terakhir ini pesanan barongsai meningkat. Kondisi tersebut berbeda dibanding hari-hari biasa,” kata Sony Gunawan, perajin asal Desa Denanyar, Kota Jombang.
 
Sonny mengatakan, untuk membuat satu unit Barongsai dibutuhkan waktu sedikitnya tiga minggu. Waktu tersebut digunakan untuk pengumpulan bahan, pembuatan rangka, penyusunan bahan hingga finishing. Dalam satu proses pembuatan barongsai diperlukan 5-6 orang.
Jumlah tersebut dinilai wajar sebab kesenian asal Tiongkok itu memiliki karakteristik tersendiri dalam pembuatannya. “Pada pembuatan rangka itu yang paling sulit. Jadi dibutuhkan orang-orang yang ahli,” tambah, pemuda berusia 21 tahun ini.
 
Keahlian membuat barongsai sendiri bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul tanpa ada sebabnya. Sonny bersama kawannya yang juga ketua ranting perguruan Kera Sakti, Chang, belajar dalam membuat kesenian tradisi Tiongkok tersebut pada akhir 2006.
 
Satu unit barongsai bisa dipatok dengan harga Rp 2 juta sampai 3 juta rupiah. Kisaran harga tersebut disesuaikan dengan tingkat kesulitan motif dan bahan. Sonny mengatakan, kendala pembuatan barongsai relatif sedikit.
 
Hanya saja, untuk menyediakan bulu-bulu barongsai, dirinya harus membeli langsung ke Jakarta. Di Jombang, menurut Sonny tidak ada penjual bulu khusus seni barongsai. Penggunaan bulu tersebut bisa diganti menggunakan bulu domba namun harganya relatif mahal.
Source http://kerasaktijombang.blogspot.co.id http://kerasaktijombang.blogspot.co.id/2011/04/perajin-barongsai-kebanjiran-berkah.html
Comments
Loading...