Sentra Kerajinan Bata Merah Di Cilegon

0 292

Sentra Kerajinan Bata Merah Di Cilegon

Semakin mendominasinya penggunaan bata ringan membuat penjulan bata merah kian terpuruk. Nasib pengrajinnya pun kini tak lagi cerah, harga jualnya pun turun mencapai 50 persen.

Semakin menurunnya penjualan bata merah disebabkan konsumen mulai beralih ke bata ringan yang diproduksi di pabrik menggunakan alat modern. Sedangkan proses pembutan bata merah tak perlu keahlian khusus, hanya dibutuhkan bahan baku berupa tanah liat (lempung), alat pencetak bata, dan pasir silika.


Kini harga jual bata merah berada di kisaran Rp 230-240 ribu per seribu bata. Dulu penjualanya mencapai Rp 400 ribu lebih. Padahal bata ringan harganya mencapai Rp 650 – 750 ribu per 1 meter kubik. “Dulu sebelum ada bata hebel (bata ringan) itu 400 ribu lebih per seribu, sekarang turun drastis,” kata pengrajin bata merah Jumadi di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon.

Jumadi mengatakan, belakangan ini barang jualannya sepi pembeli. Bahkan pernah suatu kali batanya mengendap di lokasi pembuatan bata merah atau Lio selama sebulan karena tak ada yang beli. Biasanya, kata dia, konsumennya adalah orang yang punya toko bangunan atau pun perseorangan.

“Kalau lagi sepi orderan sampai sebulan nggak habis. Kalau matrial (toko bangunan) kan kadang 20 ribu sekali beli,” ucapnya.

Source https://news.detik.com https://news.detik.com/berita/d-3706844/nasib-pengrajin-bata-merah-yang-tak-lagi-cerah
Comments
Loading...