Sentra Kerajinan Batako Di Bangli

0 189

Sentra Kerajinan Batako Di Bangli

Pengusaha batako, Dewa Nyoman Wijaya, mengatakan bahwa sekarang mengalami dampak langkanya membeli pasir, seretnya pasokan pasir terjadi sejak dua pekan. Ketidaktersedian bahan baku utama batako, membuat usahanya sempat terhenti beberapa hari.

Menurut pria asal desa Peninjoan ini, dalam kondisi normal atau tidak ada penutupan usaha galian untuk membeli pasir sangat mudah. Namun kondisi berbanding terbalik ketika usaha galian ditutup, untuk membeli pasir kita harus order jauh-jauh hari dengan harga yang lebih mahal dari harga biasanya.

Dalam kondisi normal untuk harga pasir satu truk dibanderol dengan harga Rp1,1 juta / truk sementara kondisi saat ini harga pasir dibandrol dengan harga Rp1,6 juta /truk. “Kenaikan harga memang cukup signifikan, namun apa boleh dikata daripada tidak bekerja otomatis kita beli,” jelas Dewa Wijaya ditemui ditempat usahanya yang ada di kelurahan Bebalang, Bangli.

Ia mengatakan dengan naiknya harga pasir tentu berimbas dengan harga jual batako, yakni sebelum harga pasir naik untuk satu biji batako dijual dengan harga Rp2.100/ biji “Pengaruh naiknya harga pasir maka untuk batoko kita bandrol dengan harga Rp2.300/ biji“ sebutnya.

Sementara itu anggota DPRD Bangli, I Nengah Reken, mengatakan imbas dari sulitnya mendaptkan atau membeli pasir, mengakibatkan beberpa pengusaha batoko yang ada di desanya terancam gulung tikar, kata politisi asal Peninjoan ini walaupun dapat membeli pasir itupun dengan harga yang tinggi. “Kebanyakan warganya menggeluti usaha batako kini menjerit karena sulitnya mendapatkan pasir, “ ujar Reken.

Source http://balitribune.co.id http://balitribune.co.id/content/krisis-pasir-pengusaha-batako-kelimpungan
Comments
Loading...