Sentra Kerajinan Batik Di Desa Kliwonan, Sragen

????????????????????????????????????
0 218

Sentra Kerajinan Batik Di Desa Kliwonan, Sragen

Kawasan Desa Wisata Batik Kliwonan Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. Berada di pinggiran kali (sungai), industri batik di sana juga dikenal dengan sebutan Batik Girli (Pinggir Kali). Kawasan ini terletak sekitar 12 kilometer sebelah selatan pusat kota Kabupaten Sragen, atau 15 kilometer sebelah timur laut Kota Solo. Di sepanjang jalan menuju lokasi desa wisata yang terletak 4 kilometer dari jalan besar itu, pengunjung akan disuguhi hamparan persawahan dan rumah penduduk yang tertata rapi.

Masyarakat sentra batik Girli dikenal religius. Mereka ramah, sopan, dan terbuka terhadap tamu. Ajaran Islam, sebagai agama mayoritas penduduk, untuk memuliakan tamu yang disampaikan turun temurun oleh pendahulu mereka benar-benar dipegang teguh.

Batik Sragen lebih kaya dengan ornamen flora dan fauna. Ada kalanya dikombinasi dengan motif baku. Jadilah motif tumbuhan atau hewan yang disusupi motif baku, seperti parang, sidoluhur, dan lain sebagainya. Lahirnya motif tersebut tidak lepas dari pengaruh karakter masyarakat Sragen yang pada dasarnya terbuka dan blak-blakan dalam mengekspresikan isi hati.

Belakangan ini, dari beberapa perajin, salah satunya adalah Sukowati pemilik galeri batik Sukowati mulai mencoba menelurkan motif baru yang isinya merekam aktivitas keseharian masyarakat. Guratan motif batik Sragen dewasa ini cenderung menyiratkan makna secara tegas. Jauh lebih lugas ketimbang corak Yogyakarta dan Surakarta.

Di Desa Wisata Batik Kliwonan, wisatawan dapat dengan mudah membedakan batik Sragen dengan motif batik dari daerah lainnya. Para perajin batik di Kliwonan biasa menuangkan karyanya ke berbagai jenis kain dengan berbagai teknik produksi.

Jenis kain yang digunakan, antara lain sutera yang ditenun dengan mesin maupun manual, katun, dan primisma. Perajin di Sragen umumnya memproduksi batik dengan teknik tulis, cap, printing, dan kombinasinya. Namun, sebagian besar perajin masih mempertahankan teknik tulis di atas kain primisma. Teknik tradisional ini menunjukkan kemampuan luar biasa batik tulis Sragen dalam bertahan di era modern. Masih dipegangnya cara tradisional para pembatik di kawasan Kliwonan merupakan eksotisme yang langka dijumpai. Inilah daya tarik desa wisata batik Kliwonan.

Source http://surakartadaily.com http://surakartadaily.com/2014/10/desa-wisata-batik-kliwonan-masaran-produsen-batik-khas-sragen/
Comments
Loading...