Sentra Kerajinan Batik Di Kebumen

0 341

Sentra Kerajinan Batik Di Kebumen

Salah satu perajin yang cukup dikenal masih memproduksi batik tulis berkualitas adalah produksi batik Sekar Jagad milik Hikmah. Perempuan kelahiran 20 Februari 1972 ini mulai memproduksi batik tulis sejak tahun 2007. Proses produksi batik Sekar Jagad serta beragam batik produksinya yang dipamerkan di galeri di Jalan Karang Sambung, Kebumen.

Namun, kenyataannya, beberapa teman Hikmah selalu menghubungi dan memintanya mencarikan kain batik. “Ya, beberapa teman selalu minta saya mencarikan kain batik. Saya pikir, kan, lumayan, bisa dapat uang tambahan. Permintaan ternyata terus bertambah. Nah, kain batik cap produksi ibu yang saya terus ambil lama-lama juga enggak cukup. Apalagi banyak masukan dan permintaan batik tulis. Ditambah saat itu ada kebijakan Pemda bahwa PNS wajib menggunakan batik. Saya langsung memutuskan untuk mencoba memproduksi sendiri dan lalu membuat Sekar Jagad secara mandiri, enggak sama ibu lagi,” jelasnya mengingat awal bisnis yang ditekuninya.

Hikmah tak menyangka, respons pasar terhadap batik yang diproduksinya baik, bahkan sambutan hangat ia terima. Hikmah pun sengaja hanya memproduksi batik tulis dengan kualitas terbaik dan tak mengejar kuantitas. “Dulu saya idealis dan hanya membuat batik tulis karena menurut saya itu yang berkualitas. Enggak peduli pasar. Tetapi setelah saya belajar dan ikut berbagai pelatihan, ternyata batik kombinasi pun bisa jadi pilihan karena permintaan yang terus meningkat. Kan, enggak semua orang juga suka batik tulis, apalagi imejnya batik tulis itu hanya untuk kalangan menengah ke atas. Saya ingin semua orang bisa mengenal batik Kebumen dengan harga yang juga terjangkau,” jawabnya.

Mengawali bisnis batik hanya dengan modal Rp500.000, Sekar Jagad terus berkembang dan dikenal sebagai salah satu pengrajin batik Kebumen yang menghasilkan batik berkualitas. “Saya memulainya dengan membatik sendiri, kemudian dibantu satu orang pengrajin. Sekarang saya dibantu 20 perajin di workshop dan 50 perajin binaan di luar,” jawab Hikmah.

Istri dari Imron ini pun mengaku senang karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk lingkungan sekitar yang juga dikenal memiliki banyak perajin. “Saya pun terus menambah keterampilan dengan ikut berbagai pelatihan dan akhirnya diminta jadi koordinator perajin batik,” lanjut Himah yang aktif dalam Paguyuban Batik Lawet Sakti, Kebumen.

Source http://nova.grid.id http://nova.grid.id/Plesir/Tempat-Wisata/Mengunjungi-Kampung-Batik-Kebumen-Motif-Klasiknya-Tak-Lekang-Dimakan-Zaman
Comments
Loading...