Sentra Kerajinan Batik Di Sumedang

0 325

Sentra Kerajinan Batik

Awalnya, Sumedang bukanlah daerah yang memiliki tradisi membatik. Munculah batik di daerah Ketib, Kecamatan Sumedang Utara pada pertengahan tahun 90-an. Batik Sumedang mulai dipopulerkan pada pertengahan tahun 90an, dan berkembang pesat sampai tahun 2002. Perintis usaha batik ini adalah Kuky. Saat itu, ia mampu melahirkan setidaknya 20 pengrajin batik. Sebulan ia bisa menjual sekitar 600 potong batik batik cap, 1 sampai 2 potong batik tulis. Dan juga mendapat dukungan dari bupati yang ikut menyosialisasikan Batik Sumedang dengan menganjurkan pemakaian seragam batik bagi para pegawai pemerintah daerah.

Batik Sumedang juga disebut dengan Kasumedangan dan memiliki pola ceplokan. Batik Kasumedangan, adalah salah satu contoh warisan asli budaya yang merupakan simbol Kerajaan Sumedang, yang memiliki ciri khas budaya yang melambangkan keluhuran nilai Budaya Sunda.

Adapun motif motif batik khas Sumedang; seperti motif Lingga, Kembang Boled, Hanjuang, Klowongan Tahu, Mahkota (Siger) Binokasih, Cadas Pangeran, Lingga, dan Pintu Srimangganti. Semua motif tersebut terinspirasi dari sejarah kerajaan yang pernah ada di Sumedang, Geusan Ulun. Disamping itu, terdapat motif-motif yang dipengaruhi budaya lokal daerah Cirebon, Yogyakarta, Solo maupun Pekalongan. Seperti Ragam Hias “Taburan Merica”, “Taburan Beras”, dan “Merak Ngibing”.

Source Sentra Kerajinan Batik Di Sumedang Sentra Kerajinan Batik Di Sumedang
Comments
Loading...