Sentra Kerajinan Batik Ibu Sjully Darsono Di Jakarta

0 233

Sentra Kerajinan Batik Ibu Sjully Darsono Di Jakarta

Boleh kita berbangga dong, saat badan dunia PBB mengakui batik sebagai warisan budaya asli milik Negara Indonesia.  Sejak dahulu kala, Nenek Moyang bangsa Indonesia menyatakan batik bukan hanya sekedar pakaian atau busana, tapi juga sebagai simbol identitas bangsa.

Itulah mengapa UNESCO secara resmi menetapkan Batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia pada 2 Oktober 2009. Salah satu orang yang bergerak di bidang ini dan telah menunjukan konsistensi serta perhatiannya akan pelestarian batik Indonesia adalah Ibu Sjully Darsono di Jakarta. Beliau selalu mendukung gerakan untuk memperkenalkan batik hingga pentas dunia.

Awalnya hobi menggunakan busana bermotif unik, sang Desainer mulai dilirik para pelanggannya. Dalam setiap rancangan, Ibu Sjully menggunakan bahan prima yang bisa dirancang eksentrik selayak gaya desain arahannya. Bahan tersebut, diantaranya: tenun ikat, songket, kain gringsing, kain besurek, jumputan, sasirangan, hingga ulos dan tapis. Tambahan ornamen di sana-sini membuat tiap karyanya terkesan elok dan jelita.


Selain kerap memanfaatkan bahan dari Negara sendiri, ia senantiasa pula menggunakan kain bermotif budaya Asia, khususnya India, serta berbagai Negara yang memiliki kesamaan kultur. Uniknya lagi, tiap koleksi Ibu Sjully bukan hanya busana rancangannya saja, tapi juga aksesoris eksklusif yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Termasuk tema tradisional yang sejalan, bersama koleksi aksesoris dari Nusantara yang makin mengentalkan nuansa etnik.

Peran koleksi batiknya sendiri merupakan pilihan ragam klasik dari berbagai kawasan di pulau Jawa. Bahan batik sutera yang digunakannya memberi kesan mewah dan memiliki identifikasi perancangan yang khusus digunakan oleh berbagai lapisan di masyarakat. Rancangan ekletik melalui ukuran all size pun acapkali disuguhkan dengan maksud untuk membuat profil yang bertubuh gemuk terlihat lebih kurus. Semua tertera begitu memikat saat menyelaraskan tiap gaya pengguna dengan lingkungan sekitar.

Keanggunan desainnya memang selalu mengendepankan sisi eksklusivitas, tapi seorang mahasiswa yang pernah belajar di City College of San Francisco, CA, USA ingin karyanya terjangkau oleh beragam kalangan. Ini termasuk label tas, sepatu, dan juga berbagai aksesoris lainnya. Jadi jangan bingung bila para konsumennya bisa memiliki berbagai karyanya dengan harga yang sangat terjangkau.

Source http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id/2017/01/kesan-elok-dan-jelita-akan-batik-dari.html
Comments
Loading...