Sentra Kerajinan Batik Pasuruan

0 466

Sentra Kerajinan Batik Pasuruan

Mengunjungi Kabupaten Pasuruan, wisatawan tidak hanya dimanjakan dengan berbagai wisata tapi juga kerajinan khas yang dibuat oleh warga setempat. Bedanya dengan kain batik dari daerah lainnya, kain batik Pasuruan hadir dengan corak unik sesuai filosofi Kabupaten Pasuruan. Kampung Batik Bina Lestari, yang terletak di Desa Mendalan Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan ini, merupakan kampung binaan PT Tirta Investama (AQUA Danone) dan Sosial Investment Indonesia (SII). Di sini, wanita dan pria yang awalnya bekerja sebagai buruh tani, digenjot untuk menciptakan kain batik dengan nilai jual tinggi.

Untuk corak batiknya, batik Pasuruan lebih dikenal dengan corak daun sirih dan daun sukun. Daun sirih sendiri sangat kental dengan filosofi terbentuknya Kabupaten Pasuruan dan daun sukun berkaitan dengan filosofi Desa Mendalan.

“Batik tulis itu semua sama, yang membedakan adalah coraknya. Jadi sebelum membeli, kenali dulu coraknya, karena corak batik itu ada filosofinya masing-masing,” tambah Martinus Agus Lamidi

Harga batik tulis khas Pasuruan pun cukup murah, hanya sekitar Rp185 ribu per potongnya. Namun untuk saat ini, lanjut Martinus, pembuatan batik berdasarkan dari pesanan pihak instansi pemerintahan saja. Para perajin batik di Kampung Batik Bina Lestari, yang terletak di Desa Mendalan Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. 

“Baru dikenal sejak setahun ini, jadi pemasaran kami belum mencapai luar kota atau provinsi. Masih sebatas pesanan saja dulu,” katanya. Dalam sebulan, penjualan kain batik tulis Pasuruan mencapai 16 potong. Baik pengrajin maupun tim pendamping berharap, penjualan batik dapat lebih meningkat lagi hingga ke mancanegara.

Source https://www.rappler.com https://www.rappler.com/indonesia/gaya-hidup/170104-mengenal-corak-unik-batik-pasuruan
Comments
Loading...