Sentra Kerajinan Batik Tenun Gedog Khas Di Tuban

0 282

Sentra Kerajinan Batik Tenun Gedog Khas Di Tuban

Sentra kerajinan batik tenun khas Tuban atau dikenal sebagai Batik Gedog telah mencapai 1.234 unit. Besarnya unit tersebut mampu menampung 1.701 tenaga kerja yang terdapat di beberapa wilayah pedesaan. Itu salah satu alasan Dekranasda Jatim mengembangkan unit-unit kerajinan di Jatim, termasuk Batik Gedog. Alasan lain seperti pengembangan ekonomi daerah, pelestarian budaya, dan sebagainya.

Bude Karwo sapaan akrab Ketua Dekranasda Prov. Jatim yakin hal tersebut terdukung oleh keunikan dari Batik Gedog itu sendiri. Bahkan perajin batik di Tuban pun secara turun temurun membatik pada kain tenun. Salah satu perajin yang masih bertahan adalah Mbah Waliyem.

Lebih lanjut disampaikannya, keunikan yang bisa dijumpai seperti pada proses pembuatan Batik Gedog membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Sebab perajin batikharus melewati proses panjang seperti memintal benang, menenun, membatik dan melakukan pewarnaan dengan bahan alami.

“Batik Tenun Gedog Tuban adalah satu jenis batik Indonesia yang memiliki keunikan sendiri. Gedog berasal dari bunyi dog-dog yang berasal dari alat menenun batik,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bude Karwo memaparkan, Dekranasda Prov. Jatim terus melakukan fasilitasi terhadap UKM di Jatim. Adapun kegiatan yang dilakukan terkait fasilitasi selama tahun 2017 antara lain bimbingan teknis kepada 520 UKM kerajinan seperti pelatihan mutu batik tulis warna alam, peningkatan mutu produk kulit dan alas kaki, peningkatan mutu dan desain bordir.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan usaha kepada 170 perajin melalui pengembangan kewirausahaan perajin kualitas produk sulam, handycraft, perajin batik tenun gedog. Fasilitasi ISO, SNI, HAKI, dan Batik Mark juga diberikan kepada 847 UKM.

Dekranasda Prov. Jatim, lanjutnya, telah memfasilitasi pameran kepada UKM Jatim khususnya pada produk batik, bordir, aksesoris dan kerajinan kulit pada Pameran Jatim Fair 2017, Batik Bordir dan Aksesoris 2017, Pameran International Jewellery Fair 2017, Surabaya International Jewellery Fair 2017, dan Festival Indonesia 2017 di Moscow Rusia.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2018/05/03/bude-karwo-sentra-kerajinan-batik-tenun-gedog-tuban-capai-1234-unit?page=2
Comments
Loading...