Sentra Kerajinan Bedug Di Pandeglang

0 376

Sentra Kerajinan Bedug Di Pandeglang

Tempat pembuatan Bedug yang terletak di Kampung Parung Sentul, Kelurahan Karaton Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, dengan pengrajin Diding Suja’i. 

Kata bedug sudah tidak asing lagi bagi telinga bangsa Indonesia. Bedug  terdapat di hampir setiap masjid, sebagai alat atau media informasi datangnya  waktu shalat wajib 5 waktu. Demikian juga dengan seni bedug semacam ngabedug atau ngadulag sudah akrab di telinga  bangsa kita, khususnya lagi  bagi telinga kaum muslimin. Rampak bedug hanya terdapat di daerah Banten sebagai ciri khas seni-budaya Banten. Kata “Rampak” mengandung arti “Serempak”. Jadi “Rampak Bedug” adalah seni bedug dengan menggunakan waditra berupa “banyak” bedug dan ditabuh secara “serempak” sehingga menghasilkan irama khas yang enak didengar.

Bedug yang dibuatnya, awalnya adalah bedug-bedug untuk keperluan pementasan kesenian Rampak Bedug dilingkungannya. Tapi tidak jarang juga membuat bedug untuk kebutuhan mesjid atau mushola lanjutnya. Bedug-bedug yang dibuat  rata-rata panjangnya sekitar 1,5 sampai dengan 2 meter, kulitnya dibuat dari kulit sapi atau kerbau. Dulu pada awal-awal pembuatannya, sering membuatnya dari bahan kayu-kayu besar seperti Mahoni, Karoya dan Rambutan ujarnya. Tapi seiring dengan sulitnya mencari bahan kayu, akhirnya membuatnya dari Batang Pohon Kelapa. Satu batang pohon kelapa ini, ia peroleh dengan membelinya seharga 200 ribu perbatang. Kulitnya ia peroleh dengan cara memesan dari Cipeucang atau Batubantar, kulit yang ia peroleh biasanya dibeli dengan kiloan. Untuk satu kilo kulit ia peroleh dengan harga 40 ribu.

Source Sentra Kerajinan Bedug Di Pandeglang Sentra Kerajinan Bedug Di Pandeglang
Comments
Loading...