Sentra Kerajinan Caping di Sragen

0 357

Sentra Kerajinan Caping di Sragen

Pada era modern saat ini masih banyak petani yang mengenakan Caping atau topi berbentuk kerucut yang terbuat dari bambu. Hal ini dikarenakan, Caping bambu lebih kuat menahan panasnya terik matahari dibandingkan dengan topi. Pengusaha caping sekaligus ketua RT di Gendingan , RT 2 , RW 9 Sragen Tengah Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen.

Wardi mengatakan usaha pembuatan caping yang ditekuninya saat ini merupakan usaha turun temurun keluarga. Diawali di tahun 1965 oleh orang tuanya Wardi meneruskan usaha pembuatan caping ini pada tahun 2001. Profesi sebagai ketua RT yang dijabatnya, menggugah jiwa sosial Wardi untuk mensejahterakan warganya . Karyawan di usaha caping miliknya adalah ibu–ibu rumah tangga di RT nya. Dalam 1 hari, dengan 5 orang karyawan Wardi bisa menghasilkan 500 biji caping yang dipasarkan di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Irian Jaya.

Wardi menjelaskan awal usahanya dibuka di kediaman orang tuanya, yang kemudian dilanjutkan olehnya dan bisa membeli tanah dan dibangun sebagai gudang pembuatan caping. Bahan baku pembuatan caping ini berasal dari Magetan yang kemudian dirangkai sendiri.

Rata-rata dalam sehari Wardi bisa memperoleh omset 300ribu rupiah. Wardi berharap ke depan usahanya bisa semakin maju dan bisa membantu tetangga tetangga yang keseharian membantu dirinya dalam pembuatan caping .Saat ini dalam 1 bulan Wardi bisa menggaji 400-500ribu rupiah untuk masyarakat sekitar yang membantu usahanya.

Source http://umkmsragen.com http://umkmsragen.com/usaha-caping-ketua-rt-02-gendingan-sragen-sejahterakan-warga/
Comments
Loading...