Sentra Kerajinan Dan Penjualan Alat Rumah Tangga Di Lopait

0 257

Sentra Kerajinan  Dan Penjualan Alat Rumah Tangga

Pusat kerajinan dan alat-alat rumah tangga di Lopait, Semarang, sangat beragam. Modal yang mungil serta mudahnya memulai usaha dagang kerajinan dan alat-alat rumah tangga di Lopait membuat banyak orang berminat menggeluti usaha dari gerabah dan logam ini. Banyak pedagang di sentra ini punya hubungan kekerabatan yang dekat.
Salah satunya adalah Siti Asnah, ia berharap, usaha ini dapat menjadi gantungan hidupnya kelak. Baginya, usaha yang saat ini digelutinya merupakan investasi untuk masa tuanya kelak. Ia tak kuat lagi bila harus bekerja di sawah. Bila tak ada pembeli, ia berharap esok akan ada. Baginya, rezeki sudah menjadi suratan yang Kuasa. Mereka juga menerima rezeki itu dengan ikhlas.
Menggunakan rumahnya untuk berdagang, Asnah mengeluarkan dana kurang lebih Rp 2 juta saat mengawali usaha. Dana sebesar itu untuk membuat kios dengan dinding bambu serta atap seng. Dari berdagang alat-alat rumah tangga, para penjual di Lopait mengaku mendapat untung Rp 5.000 hingga Rp 10.000 dari harga jual produknya. Misalnya, kendi dari tanah liat yang oleh pemasok dijual Rp 20.000, oleh pedagang Lopait dijual Rp 30.000 ke konsumen. Tudung saji seharga Rp 45.000 dari pemasok dijual Rp 50.000.
Barang yang tak laku menjadi risiko bagi penjual karena tak bisa lagi ditukar atau dikembalikan ke pemasok. Makanya, jika kondisi barang gerabah sudah jelek, penjual mengambil risiko memangkas harga. Menurut mereka, berjualan di pinggir jalan memang berbeda dengan di pasar. Saban hari, pasar selalu ramai oleh pengunjung. Sementara kalau berjualan di jalan, hanya menunggu orang lewat yang mungkin tertarik.
Source Sentra Kerajinan Dan Penjualan Alat Rumah Tangga Di Lopait Sentra kerajinan Lopait: Tak ada pesaing, yang ada kerabat
Comments
Loading...