Sentra Kerajinan Emas Di Purwokerto

0 219

Sentra Kerajinan Emas Di Purwokerto

Banyak waktu yang harus dicurahkan untuk membuat seuntai kalung dari seorang perajin emas di Purwokerto, Jawa Tengah. Seperti yang dilakoni Ali Usman. Pekerjaannya sebagai pembuat kalung dari emas batangan menuntut waktunya dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Namun hal tersebut tidak setiap hari dilakoninya, sebab pesanan pembuatan kalung emas tidak setiap hari datang padanya yang tinggal di rumah sederhana di RT 01/03, Pasir Kidul, Purwokerto Timur, Jawa Tengah.

“Pesannya dari toko emas di Cilacap. Dibawa seminggu sekali sama tetangga yang kerja di toko emas itu,” ujarnya.

Dalam petak workshop ukuran 3×3 meter di bagian belakang rumahnya, proses panjang pembuatan kalung emas dari batang emas seberat 200 gram dimulai. Setiap 3 hari, dirinya mengerjakan penempaan kalung.
“Mulai dari potong batang emas, mengetok batangan menjadi kawat, dan patri emas. Ongkosnya Rp 50 ribu per pesanan. Sulit diterangkan berapa dapatnya semua, kadang ditawar kasih bukan Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Ali yang tinggal bersama istri, anak, dan 3 cucunya ini hanya dapat pasrah terhadap ongkos kerja yang diterimanya dari pemilik toko emas di Cilacap. “Menurut mereka karena saya sudah pakai hitungannya, patut dibayar segitu.” tegasnya.

Menurutnya, dalam pendapatan dari beberapa perajin logam emas, pembuat kalung adalah yang paling menyedihkan kondisinya. Hal tersebut karena semakin besar berat gram emas maka semakin sulit untuk ditempa. Untuk perajin perhiasan cincin, membuat nya tidak mencapai sehari karena kecil, penggunaan emas hanya sekitar 2 gram, tapi untuk ongkos lebih mahal perajin permata. Untuk menutup kekurangan pemasukan rumah tangga, Ali bekerja di pabrik pembuatan alat dapur yang dibina tetangganya.

Source http://ramadan.liputan6.com http://ramadan.liputan6.com/read/640201/cerita-perajin-kalung-emas-di-purwokerto
Comments
Loading...