Sentra Kerajinan Emas Di Sekarbela

0 244

Sentra Kerajinan Emas Di Sekarbela

Gapura besi bertulisan Selamat Datang Di Sentral Kerajinan Emas Sekarbela itu terpancang memasuki Sekarbela sekitar lima kilometer dari pusat kota Mataram. Di kiri dan kanan jalan di sepanjang sekitar 500 meter adalah kawasan pertokoan emas dan mutiara. Di sanalah, tamu-tamu daerah yang beracara maupun berlibur datang berbelanja barang perhiasan emas dan mutiara.

Utamanya pada hari libur ataupun pada waktu berlangsungnya suatu pertemuan nasional dari berbagai lembaga pemerintah maupun organisasi, dipastikan Sekarbela menjadi salah satu tujuan wisata belanja ibu-ibu yang menyertai kegiatan suaminya di Mataram.

Ada sekitar 70 pengusaha yang berada di sepanjang Jalan Sultan Kaharudin yang menyebar di Lingkungan Pande Mas, Pande Besi dan kemudian berkembang di Gang Fathony Lingkungan Sekarbela Mas Mutiara. Di sana, memang bermukim tukang-tukang perhiasan emas dan juga pedagang emas yang menyebar di berbagai pasar di pulau Lombok maupun di berbagai kota di pulau Sumbawa.

Ini adalah wujud dampak dari keberadaan perairan laut Lombok dan Sumbawa Nusa Tenggara yang menjadi lokasi sekitar 35 usaha budi daya mutiara yang menghasilkan mutiara air laut. Sebenarnya, investor budi daya mutiara tersebut, umumnya mengekspor produksinya ke Jepang. Itu kalau satu bulatan (butir) mutiara yang dihasilkannya bisa berukuran 4-5 gram.

Nah, kalau produksinya yang di bawah standar tersebut, misalnya satu butir seberat dua gram itulah yang disortir dan kemudian dilemparkan ke pasaran lokal yang lantas dijadikan komoditi aksesori perhiasan emas berupa mata kalung, cincin atau anting-anting. Ini harganya, diluar berat emasnya, dihitung sekitar Rp200 ribu bahkan Rp1,5 juta per gram tergantung kwalitasnya. ”Ini dijamin, ada sertifikat asli air laut. Supaya yang belanja tidak ragu-ragu,” kata Haji Sarhan pemilik toko Ilham.

Source http://lomboknews.com http://lomboknews.com/2007/12/22/sentral-kerajinan-emas-di-sekarbela/
Comments
Loading...