Sentra Kerajinan Fiberglass Di Batanghari

0 392

Sentra Kerajinan Fiberglass Di Batanghari

Kerajinan tangan berbahan serat kaca atau fiberglass tengah dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ginde Riang Apul di Desa Pengaturan, Kecamatan Batanghari Leko, Muba. Mulai dari suvenir, gantungan kunci, plakat, tong sampah hingga furniture. Para perajin secara autodidak membuat beberapa jenis kerajinan tersebut. “Mereka melihat dari internet dan medsos, kata Radis Prawiro, direktur BUMDes Ginde Riang Apul.

Para perajin telah mampu membuat berbagai ukuran yang unik. Bermodalkan bahan kimia resin, katalis, serat kaca dicampur, lalu dimasukkan dalam cetakan (master, red) yang diinginkan. “Bila ingin bentuk gantungan kunci, master dibentuk gantungan kunci,” ungkapnya.

Saat ini, perajin mampu mencetak sekitar 100 gantungan kunci per harinya. “Satu gantungan kunci, rencana akan dijual Rp5 ribu per buah. Sementara tong sampah ukuran 70 liter, dijual Rp180 ribu,” jelasnya.

Pihaknya pun tengah mengembangkan pembuatan berbagai furniture berbahan fiberglass. Pembuatan funiture itu memanfaatkan berbagai limbah batang kayu yang tak digunakan lagi. “Kami olah batang kayu menjadi karya seni menarik,” ungkapnya.

Batang kayu akan dibentuk dan dicampur resin, katalis, serat kaca yang ada. Kerajinan tangan berbahan fiberglass menjadi bisnis menjanjikan dan menguntungkan. “Kerajinan fiberglass ini pertama ada di Provinsi Sumsel,” ungkapnya.

Rencananya, pemasaraan kerajinan tangan fiberglass tersebut akan dilakukan secara online dan toko. “Kerajinan fiberglass baru dibuka satu bulan belakangan,” tambahnya.

Kades Pengaturan, Herman, mengaku salut atas inovasi BUMDes Ginde Riang Apul dalam mengembangkan kerajinan tangan berbahan fiberglass. “Kami yakin bisnis kerajinan tangan ini berkembang dan mampu menyedot tenaga kerja,” pungkasnya.

Source http://sumeks.co.id http://sumeks.co.id/kembangkan-kerajinan-tangan-fiberglass-2/
Comments
Loading...