Sentra Kerajinan Gerabah Di Dompu

0 233

Sentra Kerajinan Gerabah Di Dompu

Dalam bahasa Mbojo (Bima-Dompu) kerajinan gerabah dikenal dengan istilah “Ngodu”, yaitu kerajinan membuat alat-alat rumah tangga dari “Dana Lili” (tanah liat). Salah satu desa yang merupakan pusat kerajinan gerabah di daerah Bima dan Dompu adalah Desa Rabangodu. Mayoritas kaum wanitanya memiliki ketrampilan di dalam kerajinan gerabah.

Gerabah dari Desa Rabangodu, salah satu perajinnya adalah Alan Malingi, bukan hanya untuk kebutuhan masyarakat Mbojo (Bima-Dompu), tetapi juga dibutuhkan oleh masyarakat di Kabupaten Sumbawa dan didaerah Manggarai (Flores Barat) dan Sumba Barat (Pulau Sumba). Pada umumnya masyarakat di daerah itu mempergunakan Roa (Periuk), Tabe (Kuali), Katoa (Belanga) dan lain-lain dari Desa Rabangodu Kecamatan Rasanae Kabupaten Bima.

Sekitar tahun 1970 an, para pengrajin gerabah di Desa Rabangodu menghadapi berbagai masalah. Salah satu masalah yang dihadapi adalah bahan baku. Pada masa sebelumnya “Dana Lili” bahan baku mudah diperoleh. lahan kosong dan tegalan sekitar desa cukup menyediakan Dana Lili untuk bahan baku. Mulai tahun 1970 an, lahan kosong dan tegalan sekitar desa, beralih fungsi sebagi lokasi pemukiman, pusat perkantoran dan kompleks perumahan.

Sejak saat itu para pengrajin sulit mencari bahan baku. Banyak diantara mereka yang meninggalkan profesi sebagai pengrajin gerabah. Guna melanjutkan  kegiatan sebagai pengrajin gerabah, banyak diantaranya yang pindah ke desa-desa lain di wilayah Kabupaten Bima dan Dompu.

Di desa pemukiman baru mereka meneruskan profesi sebagai pengrajin gerabah. Di desa-desa baru itu, persediaan bahan baku masih banyak tersedia. Daerah baru yang menjadi pusat kerajinan gerabah antara lain Desa Waduwani (Kecamatan Woha) dan beberapa desa di wilayah Kabupaten Dompu.

Source Sentra Kerajinan Gerabah Di Dompu Sentra Kerajinan Gerabah Di Dompu
Comments
Loading...