Sentra Kerajinan Gerabah Di Molinow

0 118

Sentra Kerajinan Gerabah Di Molinow

Tanpa batasan usia, siapa pun bisa mengkreasikan tanah lilin menjadi sebuah benda atau kerajinan tangan seperti gerabah. Salah satunya warga Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, Megawati Nading, 15 tahun lebih ia menggeluti profesi ini.

Menurut Megawati, ilmu yang ia dapat dalam membuat kerajinan ini dari orangtuanya, atau secara turun temurun. Ada beberapa jenis kerajinan yang ia bikin, seperti pot bunga, belanga sagu dan lain-lain.  “Sehari itu bisa bikin 5 hingga 10 buah gerabah, itu dibuat sesuai pesanan dari pelanggan, biasanya dimasukkan lagi ke pasar-pasar yang ada di Kotamobagu,” ujar mama Pandi -sapaan akrabnya- saat ditemui, Rabu (24/10).

Meski proses pembuatannya masih secara manual, namun produknya terbilang cukup baik dan rapi. Bahan baku tanah lilin dia ambil dari perkebunan setempat. Menurutnya bahan bakunya harus yang berkualitas baik. “Kalau tidak baik tanah lilinya, pasti gerabahnya juga tidak baik, adakalanya cepat pecah. Jadi biasanya dibentuk terlebih dahulu, kemudian dijemur kurang lebih dua hari. Setelah kering dibakar menggunakan sabur kelapa dan bambu, agar masaknya lebih baik dan kuat,” jelasnya.

Menurut ibu dua anak ini, gerabahnya pernah diikutkan dalam pameran kerajinan. “Waktu itu ada pameran kerajinan. Tapi orang lain yang memesan di sini, kemudian mereka yang membawa ke pameran itu,” terangnya.

Meski hasil jual Gerabahnya tidak begitu banyak, namun dia bersyukur bisa memenuhi kebutuhan keluarga. “Kalau ada pesanan paling banyak dalam satu minggu itu 300 ribu, yah Alhamdulillah bisa mencukupi kebutuhan kami sekeluarga,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah bisa memperhatikan usahanya dengan memberikan bantuan berupa alat yang representatif, agar produksinya lebih banyak dan bisa berkembang. “Selama ini kan pembuatannya masih secara manual, saya masih menggunakan tangan dalam membuat gerabah ini. Yah, saya berharap pemerintah dapat memberikan batuan berupa alat pembuat gerabah, supaya produksinya lebih banyak, dan usaha kerajinan ini bisa berkembang luas,” tandasnya

Source https://manadopostonline.com https://manadopostonline.com/read/2018/10/25/Geluti-Kerajinan-Gerabah-Selama-15-Tahun/47958
Comments
Loading...