Sentra Kerajinan Gerabah Di Serang, Banten

0 633

Sentra Kerajinan Gerabah Di Serang, Banten

Kampung Kosambi, Desa Bumi Jaya, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten. Di sana terdapat sekitar 100-an perajin gerabah yang dulu pernah jaya menjadi tujuan wisata seni kriya wisatawan asing. Seni kriya adalah seni yang lama berkembang di Nusantara. Bukti ini bisa terlihat dari temuan artefak gerabah oleh arkeolog di wilayah Indonesia.

Sejarah membuktikan bahwa kerajinan gerabah sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Uniknya, karya seni kriya masih diproduksi hingga sekarang.  Suasana desa penghasil gerabah ini juga menyenangkan mata di situ akan terpampang jelas di papan nama “Sentra Industri Gerabah Bumi Jaya”.

Saat menyusuri Kampung Kosambi terlihat aneka bentuk gerabah yang dipajang di depan rumah warga. Desa Bumi Jaya memang sudah terkenal sebagai sentra gerabah sejak 1975 dan menapaki masa keemasan pada 1990-an.

“Kebanyakan yang belajar itu orang Jepang,” kata Maksudi Asbari, yang juga perajin gerabah. Gerabah yang laris di Ibu kota dan sekitarnya itu antara lain: gentong, tempayan, pot bunga, tungku, koui (wadah bakar emas), pendil (kendil), kendi, celengan, patung untuk taman, dan berbagai bentuk karya seni kriya lainnya. “Pengiriman masih rutin kami lakukan setiap pekan,” kata Jamallullael, Ketua Koperasi Perajin Gerabah kampung Kosambi.

Salah satu produk unggulan Kampung Kosambi adalah pot bunga berukuran besar. Pot bunga besar sulit diproduksi perajin daerah lain karena kualitas tanah liat tidak mendukung.

Source Sentra Kerajinan Gerabah Di Serang, Banten Sentra Kerajinan Gerabah Di Serang, Banten
Comments
Loading...