Sentra Kerajinan Kain Jumputan Di Palembang

0 519

Bakarudin dan Siti Supairoh adalah pasangan yang memulai usaha kerajinan kain Jumputan sejak tahun 1982. Awalnya, pekerja pengusaha kain Jumputan yang telah lama ada di Palembang. Setelah mengumpulkan modal dan belajar tekniknya,mereka memberanikan diri untuk usaha sendiri di Palembang, Sumatera Selatan.

Pembuatan kain Jumputan seluruhnya dilakukan secara manual, mulai dari melukis motif, menjahit jumputan, hingga mencelup warna. Untuk penyelesaian satu kain dibutuhkan waktu sekitar sepekan. Pembuatan kain Jumputan Palembang tidak melewati teknik melapisi lilin, seperti dijumpai pada jumputan batik.

Motif kain jumputan Palembang pun lebih berani dengan dua atau tiga warna kuat yang umumnya dominan merah, hijau, dan kuning. Sejumlah motif tradisional di antaranya titik tujuh, kacang ijo, dan sasirangan.

Lokasi Sentra Kerajinan Kain Jumputan

Dari Lorong Pisang, sebuah gang kecil di pinggiran Palembang, Bakarudin dan istrinyan memulai usaha rumahannya. Saat itu, bisa dibilang belum ada persaingan untuk kerajinan tradisional kain jumputan Palembang. Di Lorong Pisang, yang menjadi sentra kerajinan kain jumputan di Palembang itu, baru ada sekitar lima perajin yang memproduksi kain itu.

 

Source Sentra Kerajinan Kain Jumputan Di Palembang Menginovasi Kain Jumputan Palembang
Comments
Loading...