Sentra Kerajinan Keramik Di Cot Bada, Bireuen

0 188

Sentra Kerajinan Keramik Di Cot Bada, Bireuen

Satu-satunya industri rumah tangga yang tersisa di Bireuen ini sangat membutuhkan bantuan pemerintah untuk pemasarannya. Hanya beberapa warga yang menjadi pengrajin di jalan setapak kawasan Dusun Suka Maju, Gampong Cot Bada Tunong, Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Gampong yang berjarak sekitar 3 km dari pusat Kota Bireuen itu sejak dulu terkenal sebagai sentral penghasil kerajianan keramik berkualitas tinggi. Dan satu-satunya daerah perajin barang pecah belah (gerabah) dari tanah liat yang masih tersisa. Di rumahnya berhalaman luas, Abdurrahim, memproduksi keramik yang sudah dirintisnya sejak 1987.

Pensiuan guru MIN Cot Bada Peusangan itu menyumpit kuas mengolesi cat ke guci kecil.Meski terlihat kurang sehat, ia tetap melakoni usaha keramiknya itu dibantu beberapa tenaga kerja dari warga setempat termasuk keluarganya sendiri.

Ada tiga pondok khusus tempat ia dan pekerjanya memproduksi keramik. Satu untuk mengolah bahan baku. Satu sisi yang terdapat tungku sebagai tempat membakar keramik yang sudah dijemur dan satu pondok untuk pengecatan. Di beberapa bagian sudut, terlihat  guci dan vas bunga berkilauan. Sementara di titik lain, puluhan karya ragam keramik dijemur di bawah terik matahari.

Abdurrahim awalnya memproduksi belanga dan periuk (gerabah) berbahan dasar tanah liat. Menurutnya, pada 80-an itu, hampir seluruh warga Gampong Cot Bada Tunong membuka usaha yang sama. Lambat laun, Dinas Perindustrian—kala itu Bireuen masih tunduk ke Kabupaten Aceh Utara—datang ke lokasi dan meminta Aburrahim memproduksi karya keramik dalam bentuk lain di samping belanga dan priuk.

Dari pembekalan keterampilan itu, keluarga Abdurrahim mampu merancang beberapa jenis kerajinan lain seperti pot bunga dengan motif berbeda yang dibantu beberapa unit peralatan produksi.

Sekitar beberapa bulan kemudian, sebutnya, pihak Disperindagkop Aceh Utara kembali menawarkan kerjasama dengan perusahan PT Kertas Kraft Aceh (KKA) selaku ‘bapak angkat’ industri mereka.

“Disinilah kejayaan pertama keramik Cot Bada berkibar atau sekitar tahun 1995, bahkan pihak KKA sendiri membantu berbagai peralatan termasuk mesin untuk memproduksi keramik glasir khusus pot bunga,” kenangnya.

Source http://www.pikiranmerdeka.co http://www.pikiranmerdeka.co/2016/05/07/menyingkap-mahakarya-keramik-cot-bada/
Comments
Loading...