Sentra Kerajinan Kotak Perhiasan Di Batang

0 233
Sentra Kerajinan Kotak Perhiasan Di Batang

Semangat guyub rukun membangun Kabupaten Batang inovatif dan kreatif yang digaungkan Bupati Wihaji menggema hingga di berbagai pelosok perdesaan. Itu bisa dibuktikan saat kunjungan kerja dalam rangka Program Ngudo Roso.

Desa-desa itu pun memamerkan kreasi berbagai jenis hasil kerajinan warganya. Seperti saat melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Bupati Suyono yang ketujuh kalinya ke Desa Keborangan, Kecamatan Subah.

Bupati, mendapat kejutan berupa kotak perhiasan hasil produk kerajinan ekonomi kreatif Kelompok Usaha Bersama (KUB) Seruni. ”Saya terkejut karena selama ini kotak perhiasan yang dipajang di etalase toko-toko emas di Jakarta, ternyata buatan rakyat saya dari Desa Keboran.

Itu kebanggaan yang luar biasa, wong Batang pancen sakpore,” ujar Wihaji di selasela mencoba membuat kotak perhiasan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji. Dia menuturkan, ekonomi kreatif menjadi bagian dari visi misi Pemkab dengan satu desa satu produk unggulan.

Program itu terus digali dan dikembangkan sebanyak-banyaknya. ”Desa Keborangan akan dijadikan contoh satu desa satu produk sebagai sentra pembuat kotak perhiasan.

Virus inovatif dan kreatif ini akan kami tularkan sebagai strategi bisnis, karena pasarnya jelas, bahan bakunya mudah, dan pembuatanya tidak ribet,” papar Wihaji. Usaha itu akan ditindaklanjuti kepada penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), dengan membuat kelompok usaha yang meniru ekonomi kreatif itu

”Penerima manfaat akan dibina dan dilatih meniru membuat kerajinan ekonomi kreatif lainnya. Banyak alternatif, seperti membuat kotak sarung dan kotak batik sehingga tidak bersaing dan pasarnya jelas.”

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso mengemukakan, kegiatan ekonomi kreatif KUB Seruni akan dibina dan dibantu dalam pemasaranya bersama Dinas Perdaganagan agar bisa lebih berkembang lagi. Produk kotak perhiasan itu juga akan di-branded melalui digital marketing dengan pemasaran online.”Kami akan membantu menjembatani dan membantu permodalan.

Kegiatan ekonomi kreatif ini akan dikembangkan menjadi salah satu tujuan destinasi wisata.” Ketua KUB Seruni Kastiah mengemukakan, pembuatan kotak perhiasan sudah berlangsung 10 tahun dengan 13 pekerja. Pemasaran ke Jakarta, Semarang, Pekalongan dengan omzet Rp15 juta per bulan. Harga jualnya per lusin Rp 45.000-Rp 55.000.

”Terima kasih kalau Pemkab Batang bisa membantu dalam pemodalannya dan pemasaran melalui online. Karena selama ini, dalam memasarkanya masih manual atau mendatangi toko-toko perhiasan,” tuturnya. Kepala Desa Keborangan Suntoro Wijoyo menuturkan, kehadiran Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono memotivasi warganya untuk terus meningkatkan kreasi dan inovasi.

”Warga menjadi tambah semangat, karena Bupati Wihaji begitu antusias memasarkan kotak perhiasan itu. Kerajinan itu akan menjadi ikon Keborangan,” ungkapnya.

Source https://www.suaramerdeka.com https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/107903/keborangan-sentra-pengrajin-kotak-perhiasan
Comments
Loading...